Update Perkembangan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia

Kompas.com - 15/10/2020, 17:32 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPetugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.

KOMPAS.com - Tim uji klinis vaksin Covid-19 menyebutkan hingga Selasa (13/10/2020) ada 1.589 relawan Indonesia yang sudah disuntik kandidat vaksin Sinovac, China.

Ini merupakan bagian dari uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di Indonesia.

Ditargetkan ada 1.620 relawan yang terlibat dalam penelitian ini.

Dalam melakukan uji klinis vaksin Covid-19 dari Sinovac, ada beberapa tahapan yang dilakukan PT Bio Farma.

Baca juga: Vaksin Corona Segera Tersedia, Epidemiolog Sebut Emergency Use Authorization Berbahaya

Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad), Rodman Tarigan menyebutkan ada empat tahapan uji klinis, yakni V0, V1, V2, dan V3.

  • V0: skrining
  • V1: penyuntikan pertama
  • V2: penyuntikan kedua
  • V3: pengambilan darah setelah penyuntikan kedua

"Jadi jumlah relawan yang sudah diskrining 1.713 orang dan kita butuh 1.620 relawan (untuk uji klinis)," kata Rodman kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (15/10/2020).

"Dari 1.620 sampel yang dibutuhkan, yang disuntik pertama (V1) sudah 1.565 orang. Jadi kurang 60-an subyek lagi," imbuhnya.

"Kemudian yang suntikan kedua (V2) sudah 1.072 relawan."

Dari penyuntikan vaksin pertama ke penyuntikan kedua jedanya 14 hari. Demikian pula dari V2 ke V3 atau pengambilan darah, juga 14 hari.

Rodman mengatakan dari 1.072 orang yang sudah dilakukan penyuntikan kedua, sekitar 450 orang sudah diambil darahnya atau sudah sampai V3.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X