Vaksinasi November, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tetap Sesuai Jadwal

Kompas.com - 15/10/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi kandidat vaksin corona yang masih dalam proses uji klinis. SHUTTERSTOCK/SCOTT CORNELLIlustrasi kandidat vaksin corona yang masih dalam proses uji klinis.

KOMPAS.com - Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad), Rodman Tarigan menegaskan, pihaknya tetap melakukan uji klinis vaksin corona dari Sinovac sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

"Dari tim uji klinis tetap berjalan sesuai dengan timeline yang sudah kami miliki," ujar Rodman saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Dia melanjutkan, pada bulan November tim uji klinis baru dijadwalkan melakukan laporan sementara terkait data 540 subyek atau relawan penelitian yang diambil darah. Laporan ini untuk melihat ketahanan imunogenisitas relawan.

Imunogenisitas adalah kemampuan suatu substansi dalam memicu respons imun dari tubuh manusia atau hewan lainnya.

Baca juga: Pakar Ragukan Rencana Pemerintah Lakukan Vaksinasi Covid-19 November

Dengan kata lain, imunogenisitas adalah kemampuan untuk memicu respons imun humoral dan atau dimediasi sel. Terdapat perbedaan antara imunogenisitas yang diinginkan dan tak diinginkan, yakni:

  • Imunogenisitas yang diinginkan biasanya dihasilkan oleh vaksin, ketika penyuntikan suatu antigen (dari vaksin) memicu respons imun terhadap patogen (virus, bakteri) untuk melindungi organisme. Pengembangan vaksin adalah proses yang rumit, dan imunogenisitas merupakan unsur utama dalam kemujaraban suatu vaksin.
  • Imunogenisitas yang tidak diinginkan merupakan respons imun dari suatu organisme terhadap antigen untuk terapi (seperti protein rekombinan atau antibodi monoklonal). Akibatnya, dikeluarkan antibodi anti-obat yang menghilangkan efek terapi atau malah memicu dampak negatif.

"Ini sebagai data sementara untuk (diserahkan) ke BioFarma dan Badan POM," kata Rodman.

Dia melanjutkan, pada bulan Oktober ini dijadwalkan target penyuntikan vaksin Sinovac untuk uji klinis fase 3 selesai dilakukan ke 1.620 relawan.

"Nanti akan kita follow up terus, dan timeline kami selesainya di Mei 2021," jelasnya.

Untuk bagaimana pendestribusian yang direncakan akan mulai dilakukan pada November, Rodman mengaku tidak dapat menjawab hal tersebut.

"Wewenangnya ada di kementrian yang mengedarkan vaksin Covid-19," imbuh dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X