Bom Perang Dunia II Meledak di Dekat Laut Baltik

Kompas.com - 15/10/2020, 12:02 WIB
Tallboy, bom dari masa Perang Dunia II meledak di dekat Laut Baltik, Polandia saat akan dijinakkan. Devon S A (Flt Lt)/Royal Air Force official photographer/WIKIMEDIA COMMONSTallboy, bom dari masa Perang Dunia II meledak di dekat Laut Baltik, Polandia saat akan dijinakkan.


KOMPAS.com - Tahun lalu, sebuah bom dari masa Perang Dunia II ditemukan terkubur di kedalaman laut sekitar 12 meter dekat kota pelabuhan Swinoujscie di barat laut Polandia.

Dalam upaya memusnahkan bom yang disebut tallboy itu, para ahli telah mencoba menggunakan teknik khusus, deflagrasi untuk membakar bahan peledak pada bom tersebut.

Namun, dalam usaha menjinakkannya dengan perangkat seberat 5 ton, pada Selasa lalu, bom tersebut meledak di saluran dekat Laut Baltik.

Kendati demikian, pejabat setempat mengatakan tidak ada yang terluka akibat ledakan bom tersebut.

Baca juga: Ledakan di Lebanon, Seberapa Besar Energinya Dibandingkan Bom Nuklir?

 

Melansir Science Alert, Rabu (14/10/2020), ' tallboy' juga dikenal sebagai ' bom gempa' yang dijatuhkan oleh Royal Air Force dalam serangan terhadap kapal perang Nazi pada tahun 1945.

Selama masa Perang Dunia II, Swinoujscie yang dulu bernama Swinemuende adalah pangkalan Baltik terpenting bagi angkatan laut Jerman dan menjadi sasaran utama pemboman pada masa perang tersebut.

Pada 16 April 1945, RAF mengirim 18 pembom Lancaster dari Skuadron 617, yang dikenal sebagai "Dambusters".

Para pembom menyerang Luetzow dengan 12 tallboys, termasuk salah satunya gagal meledak saat itu.

Tallboys dirancang untuk meledak di bawah tanah di samping target, untuk memicu gelombang kejut yang akan menyebabkan kehancuran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teknologi Lidar Bantu Arkeolog Ungkap Misteri Percandian Muarajambi

Teknologi Lidar Bantu Arkeolog Ungkap Misteri Percandian Muarajambi

Fenomena
Seri Budidaya Nusantara: Syarat dan Cara Pengembangan Lobster

Seri Budidaya Nusantara: Syarat dan Cara Pengembangan Lobster

Oh Begitu
Berkat Internet, Misteri Monolit Logam di Gurun Utah Mulai Terpecahkan

Berkat Internet, Misteri Monolit Logam di Gurun Utah Mulai Terpecahkan

Oh Begitu
Ilmuwan Berencana Pelajari Bebatuan Mars di Siprus, Ini Alasannya

Ilmuwan Berencana Pelajari Bebatuan Mars di Siprus, Ini Alasannya

Fenomena
Waspada Cuaca Ekstrem Akhir Pekan di Indonesia, Ini 2 Penyebabnya

Waspada Cuaca Ekstrem Akhir Pekan di Indonesia, Ini 2 Penyebabnya

Fenomena
Berusia 800 Tahun, Selimut Kuno Ini Terbuat dari 11.500 Bulu Kalkun

Berusia 800 Tahun, Selimut Kuno Ini Terbuat dari 11.500 Bulu Kalkun

Fenomena
9 Bulan Pandemi Covid-19, Pentingnya Mencari Makna Hidup di Tengah Penderitaan

9 Bulan Pandemi Covid-19, Pentingnya Mencari Makna Hidup di Tengah Penderitaan

Kita
Studi Terbesar Ungkap Risiko Kesehatan Terbesar di Ruang Angkasa

Studi Terbesar Ungkap Risiko Kesehatan Terbesar di Ruang Angkasa

Oh Begitu
Vaksin AstraZeneca-Oxford Alami Kekeliruan Dosis, Apa Maksudnya?

Vaksin AstraZeneca-Oxford Alami Kekeliruan Dosis, Apa Maksudnya?

Oh Begitu
Luar Angkasa Banyak Sampah, ESA Lakukan Misi Bersih-Bersih

Luar Angkasa Banyak Sampah, ESA Lakukan Misi Bersih-Bersih

Fenomena
Dicap Predator Buas, Hiu Raksasa Megalodon Rawat Anak Hingga Mandiri

Dicap Predator Buas, Hiu Raksasa Megalodon Rawat Anak Hingga Mandiri

Fenomena
Hati-hati, Memasak dengan Kayu Bakar bisa Sebabkan Kerusakan Paru-paru

Hati-hati, Memasak dengan Kayu Bakar bisa Sebabkan Kerusakan Paru-paru

Oh Begitu
Meninggalnya Bupati Situbondo, Benarkah Ada Jenis Virus Corona Ganas?

Meninggalnya Bupati Situbondo, Benarkah Ada Jenis Virus Corona Ganas?

Oh Begitu
Setelah Sinovac, Mungkinkah Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Digunakan Juga di Indonesia?

Setelah Sinovac, Mungkinkah Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Digunakan Juga di Indonesia?

Oh Begitu
Remaja Wajib Tahu, Kehamilan Usia Dini Berisiko Biologis hingga Psikologis

Remaja Wajib Tahu, Kehamilan Usia Dini Berisiko Biologis hingga Psikologis

Kita
komentar
Close Ads X