Kompas.com - 10/10/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi hiu biru Ilustrasi hiu biru


KOMPAS.com- Gerakan di dunia maya untuk menyelamatkan hiu supaya tak menjadi korban pandemi Covid-19 makin meningkat.

Seruan ini muncul setelah sebelumnya pada September lalu, kelompok perlidungan hiu yang berbasis di Los Angeles, Shark Allies, membuat unggahan di Facebook dan membuat petisi di Change.org mengenai bahaya yang dihadapi populasi hiu.

Bahaya ancaman terhadap kelangsungan hiu ini di saat negara-negara di dunia tengah berlomba menemukan vaksin corona.

Seperti dikutip dari Phys, Sabtu (10/10/2020) hiu menjadi sumber bahan penting dalam pembuatan vaksin yang dikenal sebagai squalene.

Baca juga: Hiu Paus Betina Ambil Alih Status Hewan Terbesar di Laut

 

Bahan ini dapat ditemukan di berbagai sumber tumbuhan, namun bisa diambil pula dari organ hati hiu, karena efektivitas biaya dan kelimpahannya.

Squalene nantinya akan ditambahkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan respon kekebalan tubuh.

Namun, dibalik hal tersebut, ada kekhawatiran perlombaan pembuatan vaksin dapat menyebabkan negara yang tak memiliki aturan penangkapan hiu akan melakukan pengambilan dalam jumlah yang tak berkelanjutan.

Sehingga, hal ini tentu dapat membahayakan kelangsungan hidup spesies predator laut tersebut.

Baca juga: Mengejutkan, Peneliti Temukan Spesies Aneh Hiu Tanpa Kulit dan Ompong

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi squalene sebagai bahan dalam vaksin praklinik Covid-19. Namun WHO tidak mencantumkan dari mana squalene berasal.

 

"Ini bisa menyebabkan potensi bencana bagi hiu dan manusia karena sumber daya ini tak berkelanjutan atau tidak dapat diandalkan untuk produksi massal vaksin Covid-19," tulis Shark Allies di Change.org.

Petisi Shark Allies menyerukan kepada regulator dan produsen yang terlibat dalam industri squalene dan vaksin untuk memasukkan squalene non-hewan dalam semua pengujian produk saat ini dan masa mendatang, di tengah upaya pengembangan vaksin corona untuk melawan pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.