NASA Luncurkan Toilet Senilai Rp 341 Miliar ke ISS, Ini Keunggulannya

Kompas.com - 05/10/2020, 12:01 WIB
Roket Northrop Grumman Antares membawa kapal kargo Cygnus NG-14 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari Fasilitas Penerbangan Wallops NASA di Pulau Wallops, Virginia pada 2 Oktober 2020. Salah satu muatan adalah toilet terbaru untuk astronot di ISS. NASA TVRoket Northrop Grumman Antares membawa kapal kargo Cygnus NG-14 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari Fasilitas Penerbangan Wallops NASA di Pulau Wallops, Virginia pada 2 Oktober 2020. Salah satu muatan adalah toilet terbaru untuk astronot di ISS.

KOMPAS.com - Badan Antariksa AS ( NASA) meluncurkan toilet baru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS) pada Jumat (2/10/2020) malam dari Virginia.

Toilet baru ini diangkut oleh roket Northrop Grumman Antares yang membawa kapal kargo Cygnus NG-14.

Dalam peluncurannya, pesawat mengangkut 3.458 kilogram kargo yang mencakup peralatan iliah, toilet luar angkasa eksperimental, makanan, perangkat keras, dan perlengkapan lain untuk para astronot Ekspedisi 63/64 yang tinggal dan bekerja di ISS.

Dilansir Live Science, Minggu (4/10/2020), roket Northrop Grumman Antares menerangi langit malam bersamaan dengan bulan yang hampir purnama pada pukul 21:16 EDT (08:16 WIB pada Sabtu, 3 Oktober 2020).

Baca juga: ISS Abadikan Momen 2 Fenomena Cantik dari Bumi dalam Satu Gambar

Misi Cygnus NG-14 itu diluncurkan ke stasiun luar angkasa dari Pelabuhan Luar Angkasa Regional Atlantik Tengah di Fasilitas Penerbangan Wallops NASA di Pulau Wallops, Virginia.

Awalnya, peluncurkan dijadwalkan pada Kamis (1/10/2020) malam waktu Virginia. Namun karena ada masalah peralatan pendukung darat, peluncuran itu ditunda.

Toilet baru di ISS

Toilet senilai lebih dari Rp 341,2 miliar ini dirancang khusus dengan mempertimbangkan keperluan astronot wanita.

Jika uji coba berjalan baik, toilet berteknologi tinggi ini akan digunakan dalam uji penerbangan Artemis II yang dijadwalkan meluncur pada 2023.

Misi Artemis II akan mengirim astronot untuk melakukan perjalanan ke luar Bulan dan kembali dalam waktu 10 hari.

Dilansir IFL Science, Jumat (2/10/2020), sebagian besar toilet luar angkasa menggunakan alat hisap untuk menarik air seni dan tinja masuk ke sistem pembuangan khusus.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Punah, Populasi Platipus Diprediksi Menghilang di Australia

Terancam Punah, Populasi Platipus Diprediksi Menghilang di Australia

Fenomena
Efektif 90 Persen, Ketahui 7 Fakta Vaksin AstraZeneca-Oxford

Efektif 90 Persen, Ketahui 7 Fakta Vaksin AstraZeneca-Oxford

Oh Begitu
Temuan Baru, Aligator Kerabat Buaya Ternyata Bisa Meregenerasi Ekornya

Temuan Baru, Aligator Kerabat Buaya Ternyata Bisa Meregenerasi Ekornya

Fenomena
Kepulauan Seribu hingga Papua Barat, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

Kepulauan Seribu hingga Papua Barat, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

Fenomena
Tren Diet Semakin Gencar Dilakukan Remaja demi Citra Tubuh Ideal

Tren Diet Semakin Gencar Dilakukan Remaja demi Citra Tubuh Ideal

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Bagaimana Burung Hantu Memutar Kepala 270 Derajat?

Serba-serbi Hewan: Bagaimana Burung Hantu Memutar Kepala 270 Derajat?

Oh Begitu
8 Mitos Menstruasi, Benarkah Darah Menstruasi Bisa Obati Jerawat?

8 Mitos Menstruasi, Benarkah Darah Menstruasi Bisa Obati Jerawat?

Oh Begitu
Penemuan yang Mengubah Dunia: mRNA Pernah Diabaikan hingga Jadi Teknologi Vaksin Terdepan

Penemuan yang Mengubah Dunia: mRNA Pernah Diabaikan hingga Jadi Teknologi Vaksin Terdepan

Oh Begitu
Probiotik Dapat Membantu Turunkan Berat Badan dan Kurangi Lemak Perut

Probiotik Dapat Membantu Turunkan Berat Badan dan Kurangi Lemak Perut

Kita
Dinosaurus Juga Alami Infeksi Tulang Akut, Peneliti Temukan Buktinya

Dinosaurus Juga Alami Infeksi Tulang Akut, Peneliti Temukan Buktinya

Oh Begitu
Studi: Materi Gelap Ini Ganggu Pergerakan Galaksi Bima Sakti, Apa Itu?

Studi: Materi Gelap Ini Ganggu Pergerakan Galaksi Bima Sakti, Apa Itu?

Oh Begitu
Kali Pertama, Virus Corona Kerabat SARS-CoV-2 Ditemukan di Jepang dan Kamboja

Kali Pertama, Virus Corona Kerabat SARS-CoV-2 Ditemukan di Jepang dan Kamboja

Fenomena
Vaksin Oxford 70 Persen Efektif dan Mudah Disimpan, Epidemiolog: Cocok untuk Indonesia

Vaksin Oxford 70 Persen Efektif dan Mudah Disimpan, Epidemiolog: Cocok untuk Indonesia

Oh Begitu
Misi Bersejarah, China Luncurkan Chang'e 5 untuk Ambil dan Kembalikan Sampel Bulan

Misi Bersejarah, China Luncurkan Chang'e 5 untuk Ambil dan Kembalikan Sampel Bulan

Fenomena
BPOM Targetkan Januari Beri Izin Vaksin Sinovac, Ini Kata Epidemiolog

BPOM Targetkan Januari Beri Izin Vaksin Sinovac, Ini Kata Epidemiolog

Oh Begitu
komentar
Close Ads X