Kompas.com - 02/10/2020, 16:30 WIB

 

KOMPAS.com - Kasus infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 pada anak di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia.

Kasus anak di Indonesia yang terinfeksi Covid-19 per 10 Agustus 2020 sudah mencapai 3.928 anak dan meninggal sebanyak 59 anak yang merupakan kasus tertinggi di Asia.

Data kasus positif Covid-19 pada anak usia 0-5 tahun sebanyak 2,5 persen dan usia 6-18 tahun sebanyak 7,6 persen.

Baca juga: CDC: Tanpa Gejala Sakit, Anak-anak Tetap Bisa Menularkan Virus Corona

Sejumlah himpunan profesi menyebut, keadaan ini mengkhawatirkan dan akan berdampak buruk pada bonus demografi dan generasi Indonesia unggul di masa yang akan datang.

Beberapa himpunan profesi tersebut yaitu Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (PP IAKMI), Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI), Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), dan Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA).

Himpunan profesi tersebut menegaskan, untuk mengantisipasi dampak buruk di masa mendatang terkait generasi emas anak-anak Indonesia saat ini adalah mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar seperti posyandu dan puskesmas di tengah pandemi Covid-19.

Ketua IAKMI Dr Ede Surya Darmawan SKM MDM menyampaikan, akibat pandemi Covid-19 ini pelayanan kesehatan dasar (premier) di puskesmas dan posyandu terkendala dan dibatasi.

Padahal, ini adalah lini utama yang paling dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Selama pandemi Covid-19, menurut data dari Kementerian Kesehatan tahun 2020, sebanyak 83,9 persen pelayanan kesehatan dasar tidak bisa berjalan dengan optimal, terutama Posyandu.

Alhasil, banyak ibu hamil yang tidak mendapatkan pelayanan antenatal yang memadai. Situasi ini juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini memberikan dampak sangat besar pada pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Baca juga: Kelelahan dan Sakit Kepala, Gejala Covid-19 Paling Umum pada Anak

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.