IOWave20 Latihan Mitigasi Tsunami, BMKG Target Sesuaikan SOP dan Kondisi Pandemi

Kompas.com - 27/09/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi tsunami ShutterstockIlustrasi tsunami


KOMPAS.com- Pelaksanaan latihan mitigasi tsunami di Kawasan Samudera Hindia, India Ocean Wave Exercise 2020 ( IOWave20) yang kedua akan dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2020 mendatang, dengan target uji SOP sesuai kondisi pandemi Covid-19.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc menjelaskan, kegiatan IOWave20 merupakan latihan sistem peringatan dini dan mitigasi dua tahunan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inter-governmental Coordination Group/Indian Ocean Tsunami Warning Mitigation System (ICG/IOTWMS)-UNESCO.

Untuk diketahui, IOWave pertama kali dilaksanakan pada Oktober 2009, dan disesuaikan dengan guideline UNESCO No. 105 yang sudah diterbitkan melalui pertemuan task team IOWave20 pada tanggal 1-2 Oktober 2019 lalu di Jakarta.

Baca juga: Riset ITB Ungkap Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Begini Penjelasannya

 

Rahmat berkata, berdasarkan pertemuan tersebut telah disepakati 3 skenario tsunami untuk IOWave20 yaitu Sunda Trench, Andaman Trench dan Makran Trench.

"Indonesia hanya akan berpartisipasi dalam skenario Sunda Trench, Selatan Jawa dengan M 9,1 dan kedalaman 10 kilometer," kata Rahmat dalam keterangan tertulisnya.

Adapun, skenario gempa besar di Selatan Jawa dengan magnitudo M 9,1 ini disebutkan latihannya akan dilaksanakan melalui virtual Table Top Exercise (TTX), yang secara serentak real time di hari yang sama jadwal pelatihan dan dimulai pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Lakukan 3 Saran Mitigasi Ini

 

Peserta pelatihan IOWave20

Latihan mitigasi tsunami akan diikuti oleh 28 negara di Samudera Hindia dan di tingkat nasional terdiri dari 18 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten atau Kota.

Terutama, yang terdampak berdasarkan pemodelan skenario gempa M 9,1 di Selatan Jawa, 36 Balai Besar dan Stasiun Geofisika BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Media.

Sementara, 18 daerah terdampak yang dimaksudkan adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Maluku.

Ilustrasi tsunami, peringatan dini tsunamiShutterstock Ilustrasi tsunami, peringatan dini tsunami

"Pelaksanaan IOWave20 tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya, karena pelatihan tahun ini dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19. Sehingga pelaksanaan IOWave20 harus taat dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Uji SOP sesuai kondisi pandemi Covid-19

Dijelaskan oleh Rahmat, tujuan utama pelaksanaan pelatihan ini adalah menguji rantai peringatan dini tsunami terkait uji Standar Operasional Prosedur (SOP) di tengah pandemi Covid-19 ini.

Tidak hanya itu juga, pelatihan dimaksudkan untuk menyiapkan keterlibatan para pihak, tautan komunikasi di daerah terakit Operator 24/7 termasuk kelengkapan alat komunikasi, dan menguji kesiapan stakeholder dalam penerimaan informasi.

Informasi yang harus siap diterima adalah melalui WRSNG yang sudah di pasang di kantor BMKG, BPBD, dan media di seluruh Indonesia.

Baca juga: Peneliti ITB Kaji Potensi Tsunami 20 Meter, Pakar Sebut Harus Waspada

 

"Latihan IOWave20 akan mensimulasikan negara-negara Samudera Hindia yang berada dalam situasi peringatan tsunami dan mengharuskan National Tsunami Warning Centre (NTWC)," ucap dia.

Jika dalam situasi sensor peringatan itu berlangsung, maka NTWC dalam hal ini adalah BMKG dan kantor manajemen bencana nasional dan/atau lokal (NDMO/LDMO) yaitu BNPB, BPBD serta stakeholder lainnya di setiap negara untuk harus mengaktifkan SOP masing-masing.

Sehingga, diharapkan nanti adanya evaluasi penyesuaian SOP terhadap perkembangan WRSNG dan penerapan sistem mitigasi tsunami di masa pandemi, serta memastikan kesiapan stakeholder dalam menerima informasi peringatan tsunami.

"Mari berpartisipasi dalam IOWave20 untuk membangun kesiapan menghadapi potensi tsunami di masa pandemi," jelas Rahmat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luar Angkasa Banyak Sampah, ESA Lakukan Misi Bersih-Bersih

Luar Angkasa Banyak Sampah, ESA Lakukan Misi Bersih-Bersih

Fenomena
Dicap Predator Buas, Hiu Raksasa Megalodon Rawat Anak Hingga Mandiri

Dicap Predator Buas, Hiu Raksasa Megalodon Rawat Anak Hingga Mandiri

Fenomena
Hati-hati, Memasak dengan Kayu Bakar bisa Sebabkan Kerusakan Paru-paru

Hati-hati, Memasak dengan Kayu Bakar bisa Sebabkan Kerusakan Paru-paru

Oh Begitu
Meninggalnya Bupati Situbondo, Benarkah Ada Jenis Virus Corona Ganas?

Meninggalnya Bupati Situbondo, Benarkah Ada Jenis Virus Corona Ganas?

Oh Begitu
Setelah Sinovac, Mungkinkah Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Digunakan Juga di Indonesia?

Setelah Sinovac, Mungkinkah Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Digunakan Juga di Indonesia?

Oh Begitu
Remaja Wajib Tahu, Kehamilan Usia Dini Berisiko Biologis hingga Psikologis

Remaja Wajib Tahu, Kehamilan Usia Dini Berisiko Biologis hingga Psikologis

Kita
Polemik Lobster, Bagaimana Potensi Benih Lobster Alam di Laut Indonesia?

Polemik Lobster, Bagaimana Potensi Benih Lobster Alam di Laut Indonesia?

Oh Begitu
Jutaan Rumput Laut Menginvasi Samudra Atlantik, Ini Dampaknya

Jutaan Rumput Laut Menginvasi Samudra Atlantik, Ini Dampaknya

Fenomena
Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia di Negara-negara Asia? Ini Perkiraannya

Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia di Negara-negara Asia? Ini Perkiraannya

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Bagaimana Aurora Si Cahaya Warni-warni Menari Terjadi?

Rahasia Alam Semesta: Bagaimana Aurora Si Cahaya Warni-warni Menari Terjadi?

Oh Begitu
4 Mitos Seputar Imunisasi, Sebabkan Demam hingga Autisme

4 Mitos Seputar Imunisasi, Sebabkan Demam hingga Autisme

Kita
Hingga Besok, Wilayah Ini Berpotensi Alami Gelombang Tinggi 4 Meter

Hingga Besok, Wilayah Ini Berpotensi Alami Gelombang Tinggi 4 Meter

Fenomena
Mengenal Penyakit Paru Obstruksi Kronik, dari Gejala hingga Faktor Risiko

Mengenal Penyakit Paru Obstruksi Kronik, dari Gejala hingga Faktor Risiko

Kita
Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Fenomena
Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Kita
komentar
Close Ads X