Pohon Asal Australia Ini Beracun dan Bisa Sebabkan Sakit Berhari-hari

Kompas.com - 19/09/2020, 08:05 WIB
Daun Gympie-Gympie akan menyebabkan sakit yang cukup parah jika tersentuh. iflscienceDaun Gympie-Gympie akan menyebabkan sakit yang cukup parah jika tersentuh.

KOMPAS.com - Jangan main-main dengan pohon yang satu ini. Pohon bernama Gympie-Gympie yang berasal dari Australia tersebut ternyata memiliki daun beracun.

Orang yang terkena racunnya bisa dirawat secara intensif dan menyebabkan sakit nyeri hingga berhari-hari, bahkan berbulan lamanya.

Seperti dikutip dari IFL Science, Jumat (18/9/2020) studi yang dilakukan oleh peneliti menyebut jika pohon Gympie-Gympie menghasilkan molekul yang mirip racun hewan tertentu, daripada tumbuhan kebanyakan.

Baca juga: Fosil Daun Ungkap Situasi Atmosfer Bumi 23 Juta Tahun Lalu

Pohon Gympie-Gympie merupakan salah satu dari beberapa pohon penyengat dari genus Dendrocnide yang ditemukan di Queensland, Australia.

Namun masalah muncul manakala pohon tumbuh di dekat daerah yang padat pendudukanya.

"Seperti tanaman penyengat lainnya, pohon Gympie-Gympie ditutupi dengan bagian seperti jarum yang disebut trikoma yang panjangnya sekitar lima milimeter. Trikoma ini terlihat seperti rambut halus, tapi sebenarnya seperti jarum suntik yang akan menyuntikan racun saat kontak dengan kulit," ungkap Irina Vetter, peneliti dari University of Queensland.

Jika terkena, rasa sakitnya jauh lebih lama, karena daun pada Gympie-Gympie punya kandungan protein neurotoksik.

Vetter menyebut, neurotoksik merupakan kelas baru miniprotein yang disebut sebagai gympietides.

"Meskipun tumbuhan, namun racun pada pohon ini mirip dengan racun laba-laba," papar Vetter.

Baca juga: Tolak Digerogoti Pemakan Daun, Begini Trik Tanaman Selamatkan Diri

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X