Daftar Makanan Terbaik untuk Asam Lambung dan yang Harus Dihindari

Kompas.com - 13/09/2020, 18:08 WIB
Ilustrasi sakit GERD Shutterstock.comIlustrasi sakit GERD

KOMPAS.com - Apakah perut Anda sering terasa kembung? Lalu, apakah Anda bersendawa hampir setiap kali setelah makan dan bahkan menderita rasa yang tidak nyaman pada perut dan dada?

Apa yang Anda alami bisa jadi adalah gejala penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux ( GERD).

Penyakit ini gampang-gampang susah penanganannya karena memerlukan perubahan gaya hidup, di samping pengobatan.

Ekta Gupta, M.B.B.S., M.D., ahli gastroenterologi di Johns Hopkins Medicine berkata bahwa diet memainkan peran utama dalam mengendalikan gejala refluks asam dan merupakan terapi lini pertama yang digunakan untuk penderita GERD

Baca juga: Bukan Cuma Makanan, Stres Juga Bisa Bikin Sakit Lambung

Lantas, makanan apa saja yang baik untuk penderita asam lambung dan makanan apa yang sebaiknya dihindari?

Makanan pencegah asam lambung

Gupta menjelaskan bahwa ada beberapa kategori makanan yang bisa mencegah naiknya asam lambung.

1. Makanan berserat tinggi

Makanan berserat membuat perut terasa lebih kenyang, sehingga mengurangi kemungkinan Anda makan berlebihan, yang dapat memicu naiknya asam lambung.

Contoh makanan berserat tinggi adalah:

  • Biji-bijian utuh, seperti oatmeal, couscous, dan beras merah
  • Umbi-umbian, seperti ubi jalar, wortel dan bit
  • Sayuran hijau, seperti asparagus, brokoli dan kacang hijau.

2. Makanan alkali

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bergerak Mendekati Bumi, Benda Langit 2020 SO Bukan Asteroid, Apa Itu?

Bergerak Mendekati Bumi, Benda Langit 2020 SO Bukan Asteroid, Apa Itu?

Fenomena
Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Bagaimana Terjadinya?

Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Bagaimana Terjadinya?

Oh Begitu
WHO Khawatir 'Amnesia' Covid-19 Picu Pandemi Lain, Apa Maksudnya?

WHO Khawatir "Amnesia" Covid-19 Picu Pandemi Lain, Apa Maksudnya?

Oh Begitu
Lebih dari Setengah Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pencarian Vaksin Masih Berlanjut

Lebih dari Setengah Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pencarian Vaksin Masih Berlanjut

Oh Begitu
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Neonatologi

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Neonatologi

Oh Begitu
Ahli: 8 Hal yang Harus Dipahami Sambil Menunggu Vaksin Covid-19

Ahli: 8 Hal yang Harus Dipahami Sambil Menunggu Vaksin Covid-19

Oh Begitu
Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Sering Diawali Hidung Kering

Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Sering Diawali Hidung Kering

Kita
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Terjadi Juga di China dan Italia

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Terjadi Juga di China dan Italia

Fenomena
Pentingnya ASI Eksklusif, Manfaatnya bagi Imunitas hingga Tumbuh Kembang Bayi

Pentingnya ASI Eksklusif, Manfaatnya bagi Imunitas hingga Tumbuh Kembang Bayi

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Makhluk Baru di Laut Dalam, Mirip Balon Bertali Dua

Ilmuwan Temukan Makhluk Baru di Laut Dalam, Mirip Balon Bertali Dua

Fenomena
Mulai Petang Ini, Gerhana Bulan Penumbra Jelas Tampak dari Langit Indonesia Bagian Timur

Mulai Petang Ini, Gerhana Bulan Penumbra Jelas Tampak dari Langit Indonesia Bagian Timur

Fenomena
Studi Temukan Hubungan Genetik Endometriosis, Depresi hingga Gangguan Mood

Studi Temukan Hubungan Genetik Endometriosis, Depresi hingga Gangguan Mood

Oh Begitu
Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Ini Penjelasan dan Rekomendasi PVMBG

Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Ini Penjelasan dan Rekomendasi PVMBG

Oh Begitu
Ibu Positif Corona di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19, Kok Bisa?

Ibu Positif Corona di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19, Kok Bisa?

Fenomena
Setelah 800 Tahun, Jupiter dan Saturnus Akan Sangat Dekat dengan Bumi

Setelah 800 Tahun, Jupiter dan Saturnus Akan Sangat Dekat dengan Bumi

Fenomena
komentar
Close Ads X