Kamasutra Satwa: Musim Kawin Singkat, Gajah Betina Tak Akan Menjauh

Kompas.com - 11/09/2020, 08:05 WIB
Ilustrasi spesies gajah Afrika ShutterstockIlustrasi spesies gajah Afrika

KOMPAS.com - Gajah hidup dalam kelompok keluarga kecil yang dipimpin oleh betina tua.

Dikutip dari brittania, Kamis (10/9/2020), gajah jantan dan betina sama-sama memiliki dua kelenjar yang terbuka di antara mata dan telinga.

Gajah dari segala usia dan jenis kelamin mengeluarkan cairan yang disebut temporin dari lubang ini.

Gajah jantan ketika memasuki periode musth - meningkatnya hormon reproduksi, mereka akan mengeluarkan cairan yang berbeda dalam viskositas dari cairan yang disekresikan ketika mereka tidak dalam periode musth.

Dalam bahasa Hindi, musth berarti mabuk. Dalam periode musth ini, gajah jantan membangun hierarki reproduksi, yang dapat berbeda dari hierarki sosial.

Selain itu, testosteron serum selama periode musth lebih tinggi daripada gajah yang tidak dalam periode musth, dan perilakunya juga tidak menentu.

Baca juga: Langka, Gajah Kembar Lahir di Sri Lanka

Di alam liar, jantan biasanya berada pada kondisi fisik prima mereka selama periode musth dan biasanya melakukan sebagian besar pembiakan.

Gajah dapat menilai status reproduksi satu sama lain dengan menggunakan indera penciumannya yang tajam.

Sedangkan, gajah betina yang dilansir dari science jrank, Kamis (10/9/2020), mengalami estrus (panas), yang menandakan ovulasi dan kemampuan untuk hamil, hanya selama beberapa hari setiap tahunnya.

Karena musim kawin yang singkat, gajah betina dewasa tidak pernah jauh dari gajah jantan dewasa.

Aroma gajah betina ketika periode estrus menarik perhatian gajah jantan. Hormon bisa juga diendus langsung dari air seni dan kotoran.

Secara umum, gajah betina mencapai kematangan seksual antara usia 12 hingga 15 tahun dan selama 60 tahun, akan melahirkan lima hingga 15 keturunan.

Baca juga: Studi Ungkap Cara Gajah Bersimpati pada Spesiesnya yang Mati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obesitas Bisa Jadi Pemicu Penyakit, Ketahui Penyebab dan Cara Mengukurnya

Obesitas Bisa Jadi Pemicu Penyakit, Ketahui Penyebab dan Cara Mengukurnya

Kita
Fosil Dinosaurus di Argentina Berasal dari Keluarga Titanosaurus Tertua

Fosil Dinosaurus di Argentina Berasal dari Keluarga Titanosaurus Tertua

Fenomena
Vaksin Anhui China Berbasis Rekombinan Segera Digunakan di Uzbekistan

Vaksin Anhui China Berbasis Rekombinan Segera Digunakan di Uzbekistan

Oh Begitu
10 Pertanyaan Awam soal Vaksin Covid-19 dan Penyakit yang Dimiliki, Ini Jawaban IDI

10 Pertanyaan Awam soal Vaksin Covid-19 dan Penyakit yang Dimiliki, Ini Jawaban IDI

Kita
Sejarah Kehidupan Komodo, Ahli Sebut Asalnya Justru dari Australia

Sejarah Kehidupan Komodo, Ahli Sebut Asalnya Justru dari Australia

Fenomena
Varian Virus Corona Brasil Disebut Ilmuwan Lebih Mudah Menular

Varian Virus Corona Brasil Disebut Ilmuwan Lebih Mudah Menular

Fenomena
Setahun Pandemi Covid-19, Layanan Telemedis Masih Dibutuhkan Masyarakat Indonesia

Setahun Pandemi Covid-19, Layanan Telemedis Masih Dibutuhkan Masyarakat Indonesia

Oh Begitu
Lukisan Perjamuan Terakhir Abad 16 Diyakini Potret Keluarga, Kok Bisa?

Lukisan Perjamuan Terakhir Abad 16 Diyakini Potret Keluarga, Kok Bisa?

Oh Begitu
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Gejala Mirip Varian Asli

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Gejala Mirip Varian Asli

Oh Begitu
CDC: 7 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dan Mempertahankannya

CDC: 7 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dan Mempertahankannya

Oh Begitu
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Ini Macam Varian Covid-19

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Ini Macam Varian Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

Fenomena
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Oh Begitu
Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Oh Begitu
komentar
Close Ads X