Cegah Kematian Akibat Happy Hipoxia, Ini Cara Periksa Mandiri di Rumah

Kompas.com - 05/09/2020, 18:02 WIB

KOMPAS.com - Silent hypoxemia atau yang dikenal masyarakat dengan happy hypoxia bisa menjadi penyebab pasien Covid-19 meninggal dunia tanpa gejala.

Meskipun pasien Covid-19 tidak bergejala, tapi banyak kasus yang menunjukkan pasien tiba-tiba sesak napas berat dan akhirnya meninggal dunia.

Kendati membahayakan, Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto mengatakan bahwa happy hypoxia sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan deteksi dini.

Untuk diketahui, hypoxemia adalah kurangnya kadar oksigen di dalam darah, yang umumnya menimbulkan reaksi atau respon tubuh berupa gejala dan keluhan di bebeberapa organ.

Baca juga: Apa Itu Happy Hypoxia, Kematian Tanpa Gejala Pasien Corona?

Dalam kondisi tertentu, hypoxemia yang berkelanjutan dapat menyebabkan hypoxiaHypoxia adalah kondisi kadar oksigen yang kurang di dalam jaringan darah, dan memicu reaksi gejala.

Sementara, silent hypoxemia adalah kekurangan kadar oksigen di dalam darah, tetapi tidak menimbulkan gejala atau keluhan fisik.

Berbeda dengan silent hipoxemia, happy hypoxia adalah kondisi kurangnya kadar darah di dalam jaringan, tetapi tidak menimbulkan reaksi atau keluhan sakit di organ-organ tubuh.

Agus berkata, kasus happy hypoxia atau silent hypoxia pada pasien Covid-19 di Indonesia sudah terjadi sejak awal ditemukannya kasus infeksi virus SARS-CoV-2.

Hanya saja, kata Agus, kejadian ini tidak terekspos karena bagian pemeriksaan darah menunjukkan oksigen pasien tersebut rendah atau di bawah normal dengan saturasi di bawah 94.

"Tapi pasiennya duduk-duduk, bisa baca majalah. Ditanya ada keluhannya? Ya itu tidak ada. Ya itu kita sudah temukan sejak kasus Covid-19 ini ada," cerita Agus.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.