Kompas.com - 03/09/2020, 18:03 WIB
ilustrasi pandemi virus corona di Indonesia SHUTTERSTOCKilustrasi pandemi virus corona di Indonesia


KOMPAS.com- Pandemi virus corona sudah terjadi dan berlangsung selama enam bulan, masyarakat juga terus bertanya kapan pandemi ini akan berakhir.

Lantas kapankah kasus pandemi Covid-19 di Indonesia ini akan berakhir?

Pendiri Kawal Covid-19, Ainun Najib menyampaikan berdasarkan data yang telah dihimpun dan dianalisis pandemi virus corona di Indonesia baru memasuki fase awal.

"Walaupun kita sangat tidak sabar, pandemi ini akan berakhir, tapi sayangnya data dan realita menunjukkan Indonesia baru di tahap awal di pandemi," kata Ainun dalam acara bertajuk Rapor 6 Bulan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Kapan Berakhirnya?, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: NASA Tunda Seleksi Astronot Baru Gara-gara Pandemi Virus Corona

 

Hal ini, dapat dilihat dari data kasus harian yang masih terus meningkat dan belum ada tanda-tanda membelok menurun atau melandai.

Data kasus pandemi virus corona di Indonesia, per tanggal 3 September 2020 telah mencapai 180.646 kasus.

Angka kasus tersebut semakin meningkat dan naik terus jumlahnya, bahkan bisa mencapai 3.000 lebih kasus per hari.

Meskipun, angka pasien sembuh dari infeksi Covid-19 juga semakin bertambah. Tetapi positive rate test juga meningkat.

Baca juga: Masalah Gizi di Indonesia Mengkhawatirkan, Bagaimana Kondisi Selama Pandemi Virus Corona?

 

"Ada pasien yang di kembali terinfeksi setelah di tes dua kali. Ini artinya proporsi penyebaran bisa luas. Harusnya kita bisa menjaga ini stabil di posisi serendah mungkin," imbuh Ainun.

Hingga hari ini, infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 ini juga menyebabkan kematian 100 lebih tenaga kesehatan di Indonesia.

Hal ini mengkhawatirkan dan menjadi kesedihan bagi masyarakat dan sejawat tenaga medis, karena mereka adalah tameng atau garda terdepan dalam melawan Covid-19 ini.

"Indonesia saat ini masih di awal pandemi. Sebuah pertanyaan yang belum bisa terjawab sampai saat ini adalah kapan wabah ini akan berakhir?" kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Kita
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

Oh Begitu
komentar
Close Ads X