Kompas.com - 03/09/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi dinosaurus karnivora, keluarga tyrannosaurus (T-Rex) Ilustrasi dinosaurus karnivora, keluarga tyrannosaurus (T-Rex)

KOMPAS.com - Dinosaurus sudah punah jutaan tahun yang lalu. Sehingga untuk melakukan studi terhadap hewan prasejarah itu, seperti misalnya memperkirakan ukuran tubuh, peneliti hanya bisa mengandalkan tulang belulangnya saja.

Ukuran tubuh, khususnya massa tubuh memang memiliki peran penting dalam menentukan semua aspek kehidupan hewan, termasuk pola makan, reproduksi, dan juga pergerakannya.

"Jika kita memiliki perkiraan yang baik tentang massa tubuh dinosaurus, maka kita memiliki dasar yang kuat untuk mempelajari dan memahami kehidupan mereka," ungkap Nicolás Campione, anggota Pusat Penelitian Palaeoscience Universitas New England, seperti dikutip dari Phys, Rabu (1/8/2020).

Baca juga: Rahasia Ukuran Raksasa Dinosaurus Ternyata Ada pada Tulangnya

Lantas bagaimana para peneliti bisa menentukan berat badan dari dinosaurus tersebut? Setidaknya ada dua pendekatan yang bisa dipakai.

Metode pertama yang digunakan adalah peneliti melakukan pengukuran pada tulang hewan yang hidup, misalnya lingkar tulang lengan (humerus) dan kaki (femur). Setelah itu peneliti membandingkannya dengan tulang miliki dinosaurus.

Sementara metode kedua untuk penentuan ukuran tubuh dinosaurus, yakni dengan menghitung volume rekonstruksi tiga dimensi yang mendekati rupa hewan di kehidupan nyata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memang ada perdebatan tentang metode mana yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang akurat. Namun menurut Campione, kedua pendekatan itu sebenarnya saling melengkapi.

Metode pengukuran tulang dapat memberikan ukuran akurasi, tetapi seringkali presisi rendah.

Sementara metode rekonstruksi dapat memberikan presisi, namun memiliki kekurangan pada akurasi.

Salah satu penyebabnya adalah rekonstruksi bergantung pada gagasan subjektif tentang bagaimana rupa hewan yang sudah punah.

Para peneliti pun dalam studinya merekomendasikan untuk mengintegrasikan kedua metode di atas dalam memperkirakan ukuran dinosaurus atau hewan punah lainnya.

"Hanya melalui penggunaan gabungan dari metode kita dapat mengungkap kehidupan hewan lain yang telah lama punah," tambah Campione.

Studi ini juga telah diterbitkan di jurnal Biological Reviews.

Baca juga: Seperti Manusia dan Hewan, Dinosaurus Juga Bisa Mengidap Kanker Ganas



Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.