Kompas.com - 01/09/2020, 10:02 WIB
Ilustrasi reruntuhan Kota Pompeii yang hancur karena erupsi Gunung Vesuvius 79 SM. Kota penting bagi bangsa Romawi kuno. SHUTTERSTOCK/C.J. EverhardtIlustrasi reruntuhan Kota Pompeii yang hancur karena erupsi Gunung Vesuvius 79 SM. Kota penting bagi bangsa Romawi kuno.


KOMPAS.com- Peneliti berhasil menemukan bukti baru jika konsep daur ulang ternyata sudah diterapkan oleh bangsa Romawi sejak dulu kala.

Bukti tersebut diperoleh setelah para peneliti melakukan penggalian di Pompeii, kota zaman Romawi Kuno yang terkubur akibat letusan gunung Vesuvius pada 79 SM.

Seperti dikutip dari The Guardian, Senin (31/8/2020), peneliti mengungkapkan gundukan sampah yang tampaknya dibuang di luar tembok kota ternyata sedang dikumpulkan, disortir, dan dijual kembali.

Baca juga: Sebelum Musnah, Pompeii Kota Ramai dan Penuh Resto Siap Saji

 

Menurut Allison Emmerson, peneliti asal Amerika Serikat yang melakukan studi di Pompeii, beberapa gundukan memiliki tinggi beberapa meter dan termasuk potongan keramik serta plester.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emmerson yang juga pengajar di Tulane University bersama rekannya melacak di mana saja sampah-sampah itu kembali dimanafaatkan.

Sampah yang dibuang ditempat seperti jamban atau cerobong asap akan meninggalkan tanah organik yang subur.

Sebaliknya, sampah yang menumpuk di jalan atau hanya diletakkan di gundukan di luar kota menghasilkan tanah yang lebih berpasir.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Vaksin Covid-19 Menyebabkan Efek Samping? Begini Kata Ahli

Kenapa Vaksin Covid-19 Menyebabkan Efek Samping? Begini Kata Ahli

Oh Begitu
6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

Kita
Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Kita
Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Fenomena
Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Fenomena
IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

Oh Begitu
Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Prof Cilik
Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Fenomena
T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

Fenomena
Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Oh Begitu
7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
komentar
Close Ads X