CDC Perbarui Pedoman, WHO Tegaskan Terpapar Virus Corona Harus Tetap Dites

Kompas.com - 28/08/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi tes Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona.


KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menegaskan bahwa orang yang terpapar seseorang yang positif virus corona, tetap harus melakukan tes.

WHO menegaskan, baik orang yang menunjukkan gejala sakit, seperti batuk, flu atau demam, maupun yang tidak menunjukkan gejala atau asimptomatik.

Hal itu menyusul diperbaruinya pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ( CDC) Amerika Serikat, terkait pengujian yang tidak perlu dilakukan saat orang mungkin terpapar Covid-19 dari orang yang positif.

Seperti dilansir CNN, Rabu (26/8/2020), perubahan pedoman CDC itu dianggap membingungkan para dokter.

Baca juga: CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Sebab, dalam pedoman pengujian Covid-19, CDC mengatakan beberapa orang tanpa gejala mungkin tidak perlu diuji, jika mereka telah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi virus.

Dokter UGD dan profesor kesehatan masyarakat di George Washington University, Dr Leana Wen mengatakan bahwa perubahan pedoman pengujian yang disampaikan CDC dianggapnya tidak masuk akal.

Tes Covid-19 diperlukan untuk memastikan seseorang terjangkit virus corona atau tidakAFP Tes Covid-19 diperlukan untuk memastikan seseorang terjangkit virus corona atau tidak

Baca juga: Karyawan Starbucks Korea Selatan Tidak Tertular Covid-19, Bukti Masker Lindungi dari Virus Corona

 

"Justru inilah (orang yang dicurigai terpapar Covid-19) yang harus dites," kata Dr Wen.

Perubahan pedoman ini, menurut pejabat senior kesehatan federal, adalah hasil dari tekanan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Terkait pedoman pengujian virus corona, situs CDC sebelumnya menuliskan bahwa tes disarankan untuk semua kontak dekat orang dengan infeksi virus SARS-CoV-2. Karena potensi penularan tanpa gejala dan pra-gejala yang mungkin saja terjadi.

Namun, pada Senin lalu, pedoman itu telah diperbarui, yang menyatakan apabila orang melakukan kontak dekat dengan jarak 1,5-2 meter dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19, setidaknya selama 15 menit tetapi tidak memiliki gejala, maka tidak perlu tes.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X