Pedoman Baru WHO soal Covid-19, Anak Usia 12 Tahun Wajib Pakai Masker

Kompas.com - 24/08/2020, 08:02 WIB
Ilustrasi masker anak shutterstockIlustrasi masker anak

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) dan UNICEF mengeluarkan pedoman baru tentang pemakaian masker untuk anak-anak, Jumat (21/8/2020).

Salah satu pedomannya menegaskan, anak-anak berusia 12 tahun ke atas harus memakai masker untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19. Pedoman ini sama seperti yang ditujukan untuk orang dewasa.

Seperti dilansir BBC, Minggu (23/8/2020), berikut adalah pedoman baru yang dipublikasikan di situs WHO, mencakup tiga kelompok usia:

Baca juga: WHO Prediksi, Pandemi Covid-19 Bisa Berakhir dalam 2 Tahun

1. Anak usia 12 tahun ke atas

Anak berusia 12 tahun ke atas wajib memakai masker seperti orang dewasa. Khususnya ketika tidak dapat menjaga jarak dengan orang lain dan penularan berisiko terjadi.

2. Anak usia 6-11 tahun

Anak usia 6-11 tahun harus memakai masker tergantung sejumlah faktor risiko.

Faktor risiko yang harus diperhitungkan antara lain intensitas penularan di suatu daerah, kemampuan anak untuk menggunakan masker, dan apakah anak berinteraksi dengan orang-orang yang berisiko tinggi mengembangkan penyakit.

WHO juga menekankan perlunya pengawasan orang dewasa untuk membantu anak menggunakan, memakai, dan melepaskan masker dengan aman.

3. Anak balita

Anak berusia di bawah lima tahun (balita) dalam keadaan normal tidak diharuskan mengenakan masker.

Bagi orang dewasa yang menghabiskan waktu dengan anak-anak, WHO mengatakan semua orang di bawah usia 60 tahun dan orang dewasa sehat harus memakai masker kain ketika tidak bisa menjaga jarak satu meter dengan orang lain.

"Ini sangat penting untuk orang dewasa yang bekerja dengan anak-anak yang mungkin sering berinteraksi satu sama lain," kata WHO.

Panduan WHO tidak menentukan apakah anak di atas usia 12 tahun harus memakai masker di sekolah. Namun mungkin kebijakan ini akan muncul saat tahun ajaran baru dimulai.

Ilustrasi anak memakai maskerSHUTTERSTOCK/FamVeld Ilustrasi anak memakai masker

Perancis baru-baru ini mewajibkan semua anak berusia di atas 11 tahun, dan sejumlah sekolah di Inggris mewajibkan semua anak memakai masker.

Baca juga: WHO: Pandemi Virus Corona Lebih Mudah Diatasi Dibandingkan Flu Spanyol

Dilansir Reuters, Minggu (23/8/2020), hingga kini memang masih sedikit pemahaman tentang bagaimana anak-anak menularkan virus corona.

Namun berdasar bukti riset yang ada, anak remaja lebih berpotensi menularkan virus corona SARS-CoV-2 dibanding anak-anak yang lebih muda. Sama seperti orang dewasa.

WHO dan UNICEF menambahkan, lebih banyak data diperlukan untuk lebih memahami peranan anak-anak dan remaja dalam penularan virus corona yang menyebabkan Covid-19.

Saat ini lebih dari 800.000 orang di seluruh dunia meninggal karena Covid-19.

Setidaknya menurut data Universitas Johns Hopkins ada lebih dari 23 juta kasus yang dikonfirmasi, dengan jumlah kasus tertinggi adalah AS, Brasil, dan India.

Namun, jumlah sebenarnya orang yang sedang atau pernah terpapar virus corona SARS-CoV-2 diyakini jauh lebih tinggi mengingat pengujian yang tidak memadai dan banyaknya kasus tanpa gejala.

Jumlah kasus meningkat di banyak negara seperti Indonesia, Korea Selatan, negara-negara Uni Eropa, dan Lebanon.



Sumber Reuters,BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X