Kompas.com - 19/08/2020, 07:59 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

KOMPAS.com - Gempa bumi tektonik doublet bermagnitudo M 6,9 dan M 6,8 mengguncang wilayah Bengkulu pada pukul 05.23 WIB dan pukul 05.29 WIB, Rabu (19/8/2020).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini terjadi dua kali dengan magnitudo yang berbeda.

1. Gempa bumi pertama M 6,9

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc menyebutkan, gempa bumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M 6,9 yang kemudian di-update menjadi M 6,6.

Episenter gempa bumi pertama ini terletak pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 kilometer arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu pada kedalaman 24 kilometer.

Baca juga: Selalu Waspada, Jawa Barat adalah Daerah Paling Aktif Gempa di Pulau Jawa

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Gempa bumi kedua M 6,8

Sementara itu, tidak jauh berbeda dengan gempabumi pertama. Gempa bumi yang kedua ini juga memiliki parameter awal magnitudo di atas enam, tepatnya bermagnitudo awal M 6,8 yang kemudian di-updatemenjadi Mw 6,7.

Dijelaskan oleh Rahmat, dari analisis BMKG menunjukkan episenter gempabumi kedua ini terletak pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 117 kilometer arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 kilometer.

Rahmat berkata, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Pfizer dan Moderna di Norwegia Akan Dicampur, Apakah Aman?

Vaksin Pfizer dan Moderna di Norwegia Akan Dicampur, Apakah Aman?

Oh Begitu
7 Jurus BMKG Minimalisir Jatuhnya Korban Bencana Geo-Hidrometeorologi

7 Jurus BMKG Minimalisir Jatuhnya Korban Bencana Geo-Hidrometeorologi

Oh Begitu
CDC: Orang yang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker di Dalam Ruangan

CDC: Orang yang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker di Dalam Ruangan

Kita
Fosil Hewan Tertua di Dunia Ditemukan di Kanada, Seperti Apa?

Fosil Hewan Tertua di Dunia Ditemukan di Kanada, Seperti Apa?

Oh Begitu
Campuran Soda Kue dan Cuka Ampuh Bersihkan Noda Membandel, Kok Bisa?

Campuran Soda Kue dan Cuka Ampuh Bersihkan Noda Membandel, Kok Bisa?

Oh Begitu
Simak Syarat dan Cara Isolasi Mandiri di Hotel

Simak Syarat dan Cara Isolasi Mandiri di Hotel

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Aturan Baru Tes Covid-19 | Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi

[POPULER SAINS] Aturan Baru Tes Covid-19 | Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi

Oh Begitu
Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X