Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 09/08/2020, 10:02 WIB
Hasil CT Scan (pemindaian) fosil tengkorak mahluk berleher panjang, Tanystropheus hydroides. CELL/Stephan SpiekmanHasil CT Scan (pemindaian) fosil tengkorak mahluk berleher panjang, Tanystropheus hydroides.

" Leher T. hydroides tak cocok dengan habitat di darat," ungkap Oliver Rieppel, salah satu peneliti dalam studi ini.

T.hydroides memiliki lubang hidung di atas moncongnya, seperti buaya, memungkinkannya untuk bernapas saat muncul di permukaan.

Rieppel yang juga merupakan paleontologis di Field Museum di Chicago mengatakan, hewan tersebut menghabiskan beberapa waktu untuk berbaring menunggu ikan dan mangsa lain seperti cumi-cumi.

Baca juga: Mahluk Mirip Cacing Ini Mungkin Moyang Seluruh Hewan, Begini Wujudnya

"Belum terlalu jelas bagaimana leher T.hydroides berfungsi. Mungkin menjadi bagian dalam perburuan mangsa. T. hydroides akan menyembunyikan tubuhnya dan menggunakan leher panjangnya untuk mengejutkan mangsa," tambah Rieppel.

Terlepas dari penampilannya yang aneh, T. hydroides tampaknya telah sukses berkembang biak.

Penelitian misteri mahluk berleher super panjang ini telah dipublikasikan di jurnal Current Biology dan diamati dari fosil reptil yang ditemukan di Eropa, Israel, dan China.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Kesuburan Tanah di Mars, Ahli Lakukan Simulasi Bercocok Tanam

Uji Kesuburan Tanah di Mars, Ahli Lakukan Simulasi Bercocok Tanam

Oh Begitu
BPOM Tak Akan Keluarkan Izin Edar Vaksin Corona Sebelum Terbukti Aman

BPOM Tak Akan Keluarkan Izin Edar Vaksin Corona Sebelum Terbukti Aman

Oh Begitu
Libur Panjang, Selat Malaka hingga Flores Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Libur Panjang, Selat Malaka hingga Flores Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Penemuan yang Mengubah Dunia: Sejarah Termometer Hingga Manfaatnya di Masa Pandemi Covid-19

Penemuan yang Mengubah Dunia: Sejarah Termometer Hingga Manfaatnya di Masa Pandemi Covid-19

Oh Begitu
BPOM: Belum Ada Kandidat Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Edar di Indonesia

BPOM: Belum Ada Kandidat Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Edar di Indonesia

Fenomena
Saat Sakit, Kelelawar Cenderung Melakukan Social Distancing

Saat Sakit, Kelelawar Cenderung Melakukan Social Distancing

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Kenapa Undur-undur Jalan Mundur dan Bikin Lubang?

Serba-serbi Hewan: Kenapa Undur-undur Jalan Mundur dan Bikin Lubang?

Oh Begitu
Virus Corona Si Penipu Ulung, Studi Jelaskan Cara Mimikri SARS-CoV-2

Virus Corona Si Penipu Ulung, Studi Jelaskan Cara Mimikri SARS-CoV-2

Fenomena
Jarang Disorot, Ini 3 Peran Penting Etnis Tionghoa dalam Sumpah Pemuda

Jarang Disorot, Ini 3 Peran Penting Etnis Tionghoa dalam Sumpah Pemuda

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Telemedisin dan Layanan Kesehatan Digital Makin Krusial di Indonesia

Pandemi Covid-19, Telemedisin dan Layanan Kesehatan Digital Makin Krusial di Indonesia

Kita
Berisiko Kanker Hati, Pasien Hepatitis Harus Jalani Pemeriksaan Rutin

Berisiko Kanker Hati, Pasien Hepatitis Harus Jalani Pemeriksaan Rutin

Oh Begitu
Waspadai 5 Makanan Jebakan Saat Diet, dari Kacang Almond hingga Madu

Waspadai 5 Makanan Jebakan Saat Diet, dari Kacang Almond hingga Madu

Oh Begitu
Peneliti LIPI: Proyek Jurassic Park di Rinca Tak Bahayakan Habitat Komodo

Peneliti LIPI: Proyek Jurassic Park di Rinca Tak Bahayakan Habitat Komodo

Oh Begitu
Sains Diet: Haruskah Makan seperti Orang Jepang agar Panjang Umur?

Sains Diet: Haruskah Makan seperti Orang Jepang agar Panjang Umur?

Kita
Ada Bukti Air Lagi di Bulan, NASA Bisa Bangun Pangkalan Bulan

Ada Bukti Air Lagi di Bulan, NASA Bisa Bangun Pangkalan Bulan

Fenomena
komentar
Close Ads X