BMKG: Wilayah Berikut Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Hingga Besok

Kompas.com - 05/08/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi hujan KulkannIlustrasi hujan

KOMPAS.com - Sejumlah wilayah Indonesia, tepatnya sekitar 65 dari 69 persen zona musim (ZOM) telah mengalami musim kemarau dan akan mencapai puncak pada Agustus 2020.

Kendati demikian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir itu bisa berpeluang terjadi hari ini dan esok hari, 5-6 Agustus 2020.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs Herizal MSi dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan ada daerah tekanan rendah terpantau di Filipina bagian Selatan yang membentuk daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari berbagai wilayah.

Baca juga: BMKG: Kemarau hingga Oktober, 4 Daerah Berstatus Awas Kekeringan

Konvergensi itu terjadi dari Laut Sulawesi hingga perairan Timur Filipina, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, di Laut Sulu, dan dari Papua hingga perairan Utara Papua Barat.

"Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah tersebut," kata dia.

Daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi juga terpantau memanjang dari Laut Jawa hingga Jambi dan dari Bali hingga Jawa Timur bagian Utara, yang dapat memberikan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Dari kondisi atmosfer yang terpantau, berikut daftar wilayah yang berpeluang terjadi hujan lebat dan disertai angin kencang kilat atau petir.

Potensi hujan lebat

Hujan lebat, 5 Agustus 2020:

  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Papua Barat
  • Papua

Hujan lebat, 6 Agustus 2020:

  • Kalimantan Utara
  • Papua Barat
  • Papua

Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir

Hujan lebat disertai angin kencang, 5 Agustus:

  • Aceh
  • Bengkulu
  • Sumatera Selatan
  • Jawa Barat
  • Jambi
  • Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan

Hujan lebat disertai angin kencang, 6 Agustus:

  • Aceh
  • Bengkulu
  • Sumatera Selatan
  • Jawa Barat
  • Jabodetabek
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Utara

Baca juga: BMKG: Suhu Dieng Belum Tentu sampai -3,5 Derajat Celcius

Dari prakiraan cuaca ekstrem itu, BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir atau kilat tersebut untuk selalu waspada.

Upayakan untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Kelestarian Badak di Indonesia, Ini Upaya Konservasi yang Dilakukan

Demi Kelestarian Badak di Indonesia, Ini Upaya Konservasi yang Dilakukan

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Bayangan 'Pita' Transparan di Mata, Apa Itu?

Misteri Tubuh Manusia: Bayangan "Pita" Transparan di Mata, Apa Itu?

Kita
Anomali Cuaca Sebabkan Korban Tewas PD I jadi Lebih Banyak, Kok Bisa?

Anomali Cuaca Sebabkan Korban Tewas PD I jadi Lebih Banyak, Kok Bisa?

Fenomena
Konjungsi Venus-Regulus, Fenomena Munculnya Rasi Leo di Langit

Konjungsi Venus-Regulus, Fenomena Munculnya Rasi Leo di Langit

Fenomena
Riset Potensi Bencana, Ini Saran BMKG untuk Pemerintah Daerah

Riset Potensi Bencana, Ini Saran BMKG untuk Pemerintah Daerah

Kita
Hewan Peliharaan Jaga Kesehatan Mental Selama Lockdown, Studi Jelaskan

Hewan Peliharaan Jaga Kesehatan Mental Selama Lockdown, Studi Jelaskan

Fenomena
Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X