Inggris Kembangkan Tes Usap Covid-19, Hasilnya Keluar dalam 90 Menit

Kompas.com - 04/08/2020, 07:21 WIB
Petugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

KOMPAS.com - Tes Covid-19 yang hasilnya dapat keluar dalam waktu 90 menit, dan disebut dapat 'menyelamatkan nyawa', akan tersedia di rumah perawatan orang tua (care homes) dan laboratorium Inggris mulai minggu depan.

Tes swab "di tempat" dan tes DNA akan membantu membedakan antara Covid-19 dan penyakit musiman lainnya, kata pemerintah Inggris.

Sekretaris kesehatan Inggris mengatakan tes ini akan "sangat bermanfaat" selama musim dingin.

Saat ini, tiga perempat hasil tes keluar dalam waktu 24 jam dan seperempatnya bisa memakan waktu hingga dua hari.

Baca juga: Obat Corona, Ini Update Immunomodulator Herbal LIPI untuk Pasien Covid-19

Pengumuman itu datang ketika target pemerintah di bulan Juli, untuk secara teratur menguji staf dan mereka yang ada di rumah perawatan, tertunda karena jumlah kit pengujian yang terbatas.

Hampir setengah juta dari alat tes swab cepat yang baru itu akan tersedia mulai minggu depan di rumah perawatan dan laboratorium, dan jutaan lainnya akan didistribuskan akhir tahun ini.

Selain itu, ribuan mesin uji DNA, yang telah digunakan di delapan rumah sakit di London dan dapat menganalisis tes usap hidung, akan diluncurkan di rumah sakit NHS mulai September.

Sekitar 5.000 mesin itu dapat melakukan 5,8 juta pengujian dalam beberapa bulan mendatang, kata departemen itu.

Sekretaris Kesehatan Matt Hancock menggambarkan inovasi terbaru dalam pengujian virus corona ini sebagai "penyelamat hidup".

Dia menambahkan: "Jutaan alat tes cepat yang baru ini akan mengeluarkan hasil tes dalam waktu kurang dari 90 menit, sehingga membantu kita memutuskan rantai penularan dengan cepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Kelestarian Badak di Indonesia, Ini Upaya Konservasi yang Dilakukan

Demi Kelestarian Badak di Indonesia, Ini Upaya Konservasi yang Dilakukan

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Bayangan 'Pita' Transparan di Mata, Apa Itu?

Misteri Tubuh Manusia: Bayangan "Pita" Transparan di Mata, Apa Itu?

Kita
Anomali Cuaca Sebabkan Korban Tewas PD I jadi Lebih Banyak, Kok Bisa?

Anomali Cuaca Sebabkan Korban Tewas PD I jadi Lebih Banyak, Kok Bisa?

Fenomena
Konjungsi Venus-Regulus, Fenomena Munculnya Rasi Leo di Langit

Konjungsi Venus-Regulus, Fenomena Munculnya Rasi Leo di Langit

Fenomena
Riset Potensi Bencana, Ini Saran BMKG untuk Pemerintah Daerah

Riset Potensi Bencana, Ini Saran BMKG untuk Pemerintah Daerah

Kita
Hewan Peliharaan Jaga Kesehatan Mental Selama Lockdown, Studi Jelaskan

Hewan Peliharaan Jaga Kesehatan Mental Selama Lockdown, Studi Jelaskan

Fenomena
Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X