Kompas.com - 21/07/2020, 11:29 WIB

KOMPAS.com - Kabar mengenai seorang ibu hamil menyadari kehamilan sejam sebelum melahirkan mendapat perhatian publik.

Dia adalah Heni Nuraeni (30), ibu tiga anak asal Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahlang, Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam dunia medis, apa yang terjadi pada Heni dikenal dengan istilah cryptic pregnancy atau kehamilan samar.

Dilansir Healthline, kehamilan samar adalah kehamilan yang gagal dideteksi oleh metode pengujian medis konvensional.

Baca juga: Apa Itu Cryptic Pregnancy, Hamil Satu Jam Lalu Melahirkan?

Kehamilan samar merupakan kondisi langka yang hanya dialami sedikit orang.

Bukti anekdotal menunjukkan, cryptic pregnancy dialami oleh 1 dari 457 kasus kehamilan.

Dalam proses kehamilan normal, ibu hamil dapat mendeteksi kehamilan awal dengan berbagai tanda dan perubahan tubuh.

Kebanyakan ibu mengetahui dirinya hamil dalam 5 sampai 12 minggu setelah pembuahan.

Saat telat menstruasi, ibu hamil biasanya akan melakukan tes kehamilan di rumah. Jika hasilnya positif, serangkaian tes akan dilakukan untuk mengkonfirmasi kehamilan. Mulai dari tes urin, tes darah, dan USG di OB-GYN.

Ada sejumlah tanda yang muncul saat seseorang hamil, seperti payudara menjadi lebih lunak dan bengkak, perubahan mood atau suasana hati, mudah lelah, hingga mual-mual selama trimester pertama kehamilan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.