Misteri Planet 9, Ini Rencana Pencarian Lubang Hitam di Pinggir Tata Surya

Kompas.com - 11/07/2020, 17:05 WIB
Ilustrasi Planet Sembilan yang memunggungi matahari. Ilustrasi Planet Sembilan yang memunggungi matahari.

KOMPAS.com - Tim peneliti Harvard baru saja meluncurkan rencana pencarian lubang hitam di pinggiran tata surya kita.

Bila memang ditemukan, lubang hitam tersebut akan menguak misteri Planet 9.

Dilansir dari The Independent, Jumat (10/7/2020); Planet 9 merujuk pada objek misterius yang diduga berada pada pinggiran tata surya kita.

Objek ini tidak pernah diamati secara langsung oleh para astronom. Akan tetapi, gerakan aneh objek-objek di sekitarnya yang seakan-akan dipengaruhi oleh sesuatu membuat banyak orang mengira akan adanya Planet 9.

Ada yang menduga bahwa objek misterius itu adalah planet kesembilan di tata surya kita yang belum ditemukan, sehingga dijuluki Planet 9.

Baca juga: Perburuan Planet 9 di Tata Surya, Astronom akan Gunakan Teleskop Raksasa ini

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa objek misterius itu adalah lubang hitam purba. Pasalnya, lubang hitam purba juga bisa memengaruhi objek-objek di sekitarnya, tetapi sangat sulit untuk dilihat.

Selain karena gelapnya, jika memang ada, lubang hitam di pinggir tata surya hanya akan berukuran seperti limau gedang (grapefruit), tetapi massanya setara dengan lima Bumi.

Berkat perkembangan teknologi dan pengetahuan, kini para astronom telah menemukan cara untuk mendeteksi keberadaan lubang hitam di pinggiran tata surya kita, yakni dengan melihat "accretion flares" atau suar akresi.

Avil Loeb, Frank B Baird Jr, Profesor Sains di Harvard yang ikut mengajukan rencana ini menjelaskan, karena lubang hitam pada dasarnya gelap, radiasi yang dikeluarkan oleh materi ketika berangkat ke mulut lubang hitam adalah satu-satunya cara untuk menyinari lingkungan gelap ini.

Baca juga: Planet Sembilan yang Misterius Diduga Bukan Planet, tetapi Lubang Hitam

Amir Siraj, seorang mahasiswa di Harvard yang ikut mengajukan ide tersebut, juga mengatakan, di daerah sekeliling lubang hitam, objek-objek kecil yang mendekat akan meleleh akibat panas dari akresi gas yang berasal dari medium antar bintang menuju lubang hitam.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X