Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Morotai, Maluku Utara

Kompas.com - 05/07/2020, 13:44 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

KOMPAS.com - Wilayah Laut Morotai diguncang gempa tektonik siang ini pada pukul 12.34.04 WIB, Minggu (5/7/2020).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update M 5,1.

Episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 2,72 LU dan 128,24 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 70 kilometer arah Utara kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara pada kedalaman 34 kilometer.

Baca juga: Gempa Padang Panjang Kemarin Malam, Ingatkan Fenomena Kelam 1926

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina ke bawah Lempeng Mikro Halmahera.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam keterangan persnya.

Kendati berpusat di laut, hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Namun, gempa ini dirasakan sejumlah masyarakat, terutara yang tinggal di Morotai.

Di wilayah Morotai, gempa dirasakan dalam skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan getaran seakan-akan truk berlalu.

Beruntung, tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Hingga hari Minggu, 05 Juli 2020 pukul 12.49 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," imbuh Rahmat.

Baca juga: Meksiko Diguncang Gempa M 7,5, Ini Pelajaran Penting untuk Indonesia

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Hindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Pasalnya, bangunanlah yang dapat mengakibatkan korban dalam peristiwa gema.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hanya Berjarak 16 Menit, 2 Gempa M 5,8 dan M 5,7 Guncang Mentawai

Hanya Berjarak 16 Menit, 2 Gempa M 5,8 dan M 5,7 Guncang Mentawai

Fenomena
Es Alaska Mencair, Ilmuwan Peringatkan Potensi Mega Tsunami

Es Alaska Mencair, Ilmuwan Peringatkan Potensi Mega Tsunami

Fenomena
Cara Ampuh Menghentikan Keinginan Makan Manis dan Asin

Cara Ampuh Menghentikan Keinginan Makan Manis dan Asin

Oh Begitu
3 Vaksin Corona China Disebut Lolos Uji Klinis Fase Tiga, Begini Kata Ahli

3 Vaksin Corona China Disebut Lolos Uji Klinis Fase Tiga, Begini Kata Ahli

Oh Begitu
Yurianto: Sekalipun Ada Vaksin, Protokol Kesehatan Tetap Harus Jalan

Yurianto: Sekalipun Ada Vaksin, Protokol Kesehatan Tetap Harus Jalan

Oh Begitu
Virus Corona Bertahan di Kulit Lebih dari 9 Jam, Ini Pentingnya Cuci Tangan

Virus Corona Bertahan di Kulit Lebih dari 9 Jam, Ini Pentingnya Cuci Tangan

Fenomena
Waspada Gelombang Tinggi sampai Besok, dari Pulau Sabang hingga Laut Arafuru

Waspada Gelombang Tinggi sampai Besok, dari Pulau Sabang hingga Laut Arafuru

Fenomena
Cara Pakai dan Cuci Masker Sesuai Pedoman Satgas Penanganan Covid-19

Cara Pakai dan Cuci Masker Sesuai Pedoman Satgas Penanganan Covid-19

Oh Begitu
6 Fakta Norovirus, Ada di Indonesia hingga Menular Melalui Makanan

6 Fakta Norovirus, Ada di Indonesia hingga Menular Melalui Makanan

Oh Begitu
Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Ampuh, Kenapa Vaksinasi Dimulai November?

Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Ampuh, Kenapa Vaksinasi Dimulai November?

Kita
Jangan Takut Kotor, Main di Alam Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Jangan Takut Kotor, Main di Alam Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Oh Begitu
Faktanya, Segel Plastik di Kemasan Botol Minuman Bisa Mencemari Lingkungan

Faktanya, Segel Plastik di Kemasan Botol Minuman Bisa Mencemari Lingkungan

BrandzView
Polusi Udara Terbukti Sebabkan Gangguan Otak pada Anak dan Dewasa Muda

Polusi Udara Terbukti Sebabkan Gangguan Otak pada Anak dan Dewasa Muda

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Penguin Beri Tongkat dan Batu sebagai Tanda Cinta

Kamasutra Satwa: Penguin Beri Tongkat dan Batu sebagai Tanda Cinta

Oh Begitu
Mutasi 'Diam' SARS-CoV-2, Mungkin Penyebab Virus Corona Sulit Dihentikan

Mutasi "Diam" SARS-CoV-2, Mungkin Penyebab Virus Corona Sulit Dihentikan

Fenomena
komentar
Close Ads X