Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Kompas.com - 03/07/2020, 09:03 WIB
Jamur Cordyceps militaris ternyata memiliki manfaat sebagai antivirus dan bermanfaat bagi kesehatan, yakni menyeimbangkan dan meningkatkan daya tahan tubuh. WIKIMEDIA COMMONS/Jose Ramon PatoJamur Cordyceps militaris ternyata memiliki manfaat sebagai antivirus dan bermanfaat bagi kesehatan, yakni menyeimbangkan dan meningkatkan daya tahan tubuh.


KOMPAS.com- Hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan secara pasti mengenai vaksin dan obat yang bisa dipergunakan untuk penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Dengan demikian, upaya yang bisa dilakukan selama menunggu rekomendasi resmi vaksin dan obat tersebut adalah dengan mengupayakan pencegahan semaksimal mungkin.

Dalam upaya pencegahan ini, Ketua Persatuan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dr Moh Adib Khumaidi SpOT mengatakan menjaga daya tahan tubuh adalah satu hal yang harus diperhatikan oleh setiap individu agar tidak terinfeksi.

"Kita harus memastikan daya tahan tubuh kita kuat sebelum kita ke luar rumah," kata Adib dalam diskusi daring bertajuk Kalbe Farma Tbk: Tangguh Hadapi New Normal, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Ini Hasil Investigasi Kementan Terkait Bakteri Listeria di Jamur Enoki Korea Selatan

Beberapa cara yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan jika diperlukan konsumsi suplemen penunjang daya tahan tubuh.

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar sekaligus Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Prof Widodo SSi MSi menambahkan di banyak negara termasuk di Indonesia sendiri, kita memiliki banyak bahan alam yang bagus dan baik, serta efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Bahan dari alam kita cukup banyak misal jahe, ekstrak nanas, meniran ini bisa menstimulasi atau mem-balancing (menyeimbangkan) daya tahan tubuh kita," kata Widodo.

Ilustrasi obat herbal, ilmuwan sedang meracik obat herbal.Shutterstock/paulynn Ilustrasi obat herbal, ilmuwan sedang meracik obat herbal.

Baca juga: LIPI Kembangkan Daun Ketepeng Badak dan Benalu Jadi Antivirus Corona

Sementara itu, Widodo juga menyebutkan salah satu contoh bahan alami lainnya yang mempunyai manfaat dalam menyeimbangkan daya tahan tubuh adalah jamur Cordyceps militaris.

Apa manfaat jamur Cordyceps militaris?

Widodo menjelaskan bahwa dalam kajian yang dilakukan, jamur Cordyceps militaris ini ternyata merupakan salah satu bahan natural terbaik untuk memperkuat imunitas tubuh.

Hal itu dikarenakan, jamur Cordyceps militaris mengandung Cordycepin, Adenosin dan Polisakarida.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahli Ciptakan Peti Mati Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Ahli Ciptakan Peti Mati Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ahli Sarankan Deteksi Pembawa 2 Mutasi Genetik Virus Corona, Kenapa?

Ahli Sarankan Deteksi Pembawa 2 Mutasi Genetik Virus Corona, Kenapa?

Oh Begitu
BMKG: Warga Harus Akhiri Kepanikan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust

BMKG: Warga Harus Akhiri Kepanikan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust

Fenomena
BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Zona Sepi Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Begini Kata Ahli

Zona Sepi Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, Begini Kata Ahli

Oh Begitu
BMKG: Skema Mitigasi 20-20-20 Masih Relevan untuk Mitigasi Tsunami Selatan Jawa

BMKG: Skema Mitigasi 20-20-20 Masih Relevan untuk Mitigasi Tsunami Selatan Jawa

Fenomena
Makan Terlalu Banyak, Ini Penjelasan dari Alasan Makan Berlebihan hingga Akibatnya

Makan Terlalu Banyak, Ini Penjelasan dari Alasan Makan Berlebihan hingga Akibatnya

Kita
3 Faktor Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19 di Klaster Perkantoran

3 Faktor Pemicu Meningkatnya Kasus Covid-19 di Klaster Perkantoran

Kita
Mirip Paus Pembunuh, Dinosaurus Ini Ternyata Predator Laut Zaman Jurassic

Mirip Paus Pembunuh, Dinosaurus Ini Ternyata Predator Laut Zaman Jurassic

Fenomena
IOWave20 Latihan Mitigasi Tsunami, BMKG Target Sesuaikan SOP dan Kondisi Pandemi

IOWave20 Latihan Mitigasi Tsunami, BMKG Target Sesuaikan SOP dan Kondisi Pandemi

Oh Begitu
Hackathon Diluncurkan di Indonesia, Kesempatan Berinovasi Energi Terbarukan

Hackathon Diluncurkan di Indonesia, Kesempatan Berinovasi Energi Terbarukan

Kita
10 Cara Alami Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat

10 Cara Alami Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat

Kita
Termasuk Mamalia, Paus Berparuh Bisa Tahan Napas Lebih dari 3 Jam

Termasuk Mamalia, Paus Berparuh Bisa Tahan Napas Lebih dari 3 Jam

Oh Begitu
Logam Berusia 1.000 Tahun untuk Baja Tahan Karat Ditemukan di Iran

Logam Berusia 1.000 Tahun untuk Baja Tahan Karat Ditemukan di Iran

Oh Begitu
Hari Kontrasepsi Sedunia, Mengenal Jenis Kontrasepsi dan Kegunaannya

Hari Kontrasepsi Sedunia, Mengenal Jenis Kontrasepsi dan Kegunaannya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X