Flu Babi Pernah Jadi Pandemi, Ini 6 Faktanya

Kompas.com - 01/07/2020, 16:04 WIB
Gejala klinis yang ada dan hasil uji laboratorium mengarah ke flu babi tetapi ada juga hasil uji sampel yang positif menunjukan kolera babi. Getty ImagesGejala klinis yang ada dan hasil uji laboratorium mengarah ke flu babi tetapi ada juga hasil uji sampel yang positif menunjukan kolera babi.

KOMPAS.com – Baru-baru ini sebuah galur (strain) virus baru telah diidentifikasi oleh sejumlah ilmuwan di China. Galur virus disebut berpotensi menjadi pandemi.

Virus itu bernama G4 EA H1N1 (disingkat G4), bisa tumbuh dan berkembang pada sel-sel di dalam saluran pernapasan manusia. Para ilmuwan telah menemukan bukti penularan pada manusia yang bekerja pada industri peternakan babi di China.

Baca juga: Virus Flu Babi Baru G4 Disebut Sudah Menginfeksi 4,4 Persen Populasi China

Pada 2009, sebuah galur flu babi pernah menjadi pandemi. Berikut 6 faktanya mengutip situs WHO, Rabu (1/7/2020):

1. Terjadi pada 2009

Pandemi flu babi terjadi selama 19 bulan, tepatnya dari Januari 2009 sampai Agustus 2010. Ini adalah pandemi global kedua yang disebabkan oleh virus influenza H1N1 setelah Spanish Flu yang terjadi pada 1918-1920.

2. Galur gabungan dari beberapa virus sebelumnya

Pandemi flu babi pada 2009 disebabkan oleh beberapa mutasi galur dan inang. Mulai dari burung, babi, virus flu yang menyerang manusia, serta virus babi Eurasia.

Analisis genetik dari virus tersebut menyebutkan bahwa galur itu tidak sama dengan yang beredar di kalangan manusia sejak 1977.

3. Berawal dari Amerika Utara

Virus tersebut pertama kali mewabah di Amerika Utara pada 2009, kemudian dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X