Kompas.com - 01/07/2020, 13:00 WIB
Ilustrasi virus flu dreamerb/ShutterstockIlustrasi virus flu

Hal ini untuk mencegah kontak langsung, dan melihat apa yang akan terjadi jika ferret yang terinfeksi batuk.

Hasilnya ferret sehat dapat tertular penyakit flu babi jenis baru ini, yang menandakan virus G4 dapat menular melalui tetesan air liur (droplets).

Dari hal ini, ahli mengingatkan berbagai pihak untuk memonitor para pekerja peternakan terutama babi.

5. Vaksin yang tersedia tak mempan

Sudah diketahui virus G4 bereproduksi di dalam sel yang melapisi saluran pernapasan bagian bawah dan penularan dengan kontak langsung.

Namun, dalam laporannya ahli mengatakan vaksin flu yang tersedia saat ini tidak bisa melindungi manusia dari virus tersebut.

Ini karena galur (strain) virus G4 cukup berbeda dengan jenis virus dlu biasa.

Meski belum ada vaksin yang tepat, ahli optimis dapat mengembangkan vaksin yang tepat untuk memerangi G4 dan prosesnya tidak sesulit menemukan vaksin Covid-19.

Baca juga: Virus Flu Babi Baru G4 Disebut Sudah Menginfeksi 4,4 Persen Populasi China

6. Pengendalian dan pengingat untuk kita

Para ilmuwan menyebut bahwa langkah-langkah untuk mengendalikan virus tersebut di dalam babi-babi dan pengawasan populasi secara ketat harus diterapkan dengan segera.

Dr Anthony Fauci, Direktur Lembaga Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular AS memperingatkan untuk lebih memperhatikan galur virus G4 yang menyebar di China.

Prof James Wood, selaku Kepala Departemen Kedokteran Hewan di Universitas Cambridge, mengatakan penelitian ini merupakan pengingat berfaedah.

"Umat manusia selalu menghadapi risiko kemunculan patogen baru dan hewan-hewan yang diternakkan dan lebih dekat dengan manusia, dapat mengemuka sebagai sumber virus-virus yang menimbulkan pandemi," kata Wood.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X