Peneliti Ungkap Domestikasi Ayam Pertama Terjadi di Asia

Kompas.com - 30/06/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi ayam mengerami telur dan anak ayam. SHUTTERSTOCK/Borko CiricIlustrasi ayam mengerami telur dan anak ayam.


KOMPAS.com- Asal usul ayam sebagai hewan peliharaan hingga kini masih diperdebatkan. Sebagian besar ahli menduga kalau unggas ini pertama kali dijinakkan di suatu tempat di ASia, yakni di China sekitar 7500 SM.

Namun kini tim peneliti internasional tampaknya berhasil mengungkap teka-teki tersebut.

Melansir dari Phys, Senin (29/6/2020) tim peneliti mengurai studi genetik dan mengklaim telah menemukan domestikasi atau penjinakan ayam yang pertama kali terjadi di bagian barat daya China dan Thailand utara, dan Myanmar.

Setelah domestikasi itu, ayam-ayam kemudian berhasil dibawa dan dikembangbiakkan di setiap benua kecuali Antartika.

Baca juga: Eksperimen Ayam Tibet Ungkap Fakta Unik Cara Adaptasi Organisme, Kok Bisa?

Memahami domestikasi ayam di Asia, sangat penting karena menyangkut berbagai aspek kehidupan manusia.

Spesies tersebut tak hanya mewakili jenis burung yang paling banyak jumlahnya, tetapi ayam juga merupakan satu-satunya sumber protein hewani terbesar dalam makanan manusia.

Ayam bahkan memainkan peran utama dalam sejarah manusia.

Ilustrasi ayamPavlofox/Pixabay Ilustrasi ayam

Baca juga: Fosil Nenek Moyang Ayam Ditemukan di Belgia, Dijuluki Wonder Chicken

 

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Call Reseach ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan dan pengurutan sebanyak 863 genom.

Terdiri dari beberapa jenis ayam seperti ayam domestik, subspesies ayam hutan merah, ayam hutan hijau, ayam hutan kelabu dan ayam hutan Sri Lanka.

Baca juga: Bagi Orang Inggris Kuno Ayam dan Kelinci adalah Hewan Sakral, Mengapa?

Dari hasil analisis data yang telah terkumpul, peneliti menyimpulkan jika ayam pertama kali dijinakkan di China bagian barat daya, Thailand utara, serta Myanmar.

Sementara itu peneliti juga menemukan kalau unggas yang akhirnya menjadi ayam domestik modern merupakan subspesies ayam hutan merah (Gallus gallus spadiceus).

Data juga menunjukkan setelah dibawa ke luar Asia, ayam kemudian dikawinkan dengan spesies ayam hutan lainnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber PHYSORG
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X