Ahli: Meski Ingin Cepat, Penelitian Covid-19 Harus Jaga Integritas

Kompas.com - 23/06/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi penelitian virus corona Shutterstock/PopTikaIlustrasi penelitian virus corona


KOMPAS.com- Di tengah pandemi virus corona yang masih belum berakhir hingga saat ini, penelitian terkait Covid-19 juga semakin ramai dilakukan oleh para ahli di seluruh dunia.

Komite Etik Peneliti Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Kuntjoro Harimuti mengatakan banyak peneliti yang sangat bersemangat untuk mendapatkan cara terbaik dalam mengakhiri virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 ini dalam waktu cepat.

Akan tetapi, Kuntjoro mengingatkan agar para peneliti seharusnya tetap menjaga integritas diri sebagai peneliti dan juga integritas penelitiannya.

"Walaupun kita berhadapan dengan kondisi yang serba cepat dalam penelitian atau bekerjaran dengan waktu menanggulangi Covid-19 ini. Integritas penelitian dan integritas peneliti tetap harus diperhatikan," kata Kuntjoro dalam diskusi daring bertajuk Research Ethics in Covid-19 Pandemic, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Hal itu dikarenakan, sudah ada ada belasan publikasi terkait virus corona sudah ditarik kembali dari penerbitannya di beberapa jurnal atau media karena diketahui memiliki masalah pada metodologi penelitiannya.

"Di tarik kembali itu karena dinyatakan bahwa penelitian tersebut tidak sesuai dari sisi metodelogi maupun dari sisi etiknya," ujar dia.

Dicontohkan Kuntjoro, penelitian terkait Covid-19 yang ditarik kembali publikasinya adalah hydroxychloroquine, azithromycin yang bisa dijadikan obat Covid-19, dan penyebaran virus SARS-CoV-2 melalui aerosol atau udara.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X