Kompas.com - 18/06/2020, 12:02 WIB
Penampakan komet Lemmon (c/2019 u6). Foto ini ditangkap pada 12 Mei 2019 di Australia. José J. Chambó/Sky and Telescope.orgPenampakan komet Lemmon (c/2019 u6). Foto ini ditangkap pada 12 Mei 2019 di Australia.

KOMPAS.com - Usai matahari terbenam nanti sore, Anda dapat melihat fenomena langit yang menarik berupa komet Lemmon (C/2019 U6).

Menurut astronom amatir Indonesia Marufin Sudibyo, fenomena ini sangat menarik karena komet Lemmon berperiode sangat panjang yaitu sekitar 8.900 tahun, dan baru ditemukan ilmuwan pada Oktober 2019 lalu.

"Ini (Komet Lemmon) akan melintasi perihelionnya pada 18 Juni 2020," kata Marufin kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Fenomena Langit Juni 2020: Gerhana Matahari Cincin hingga Komet Lemmon

Untuk diketahui, perihelion adalah titik terdekat Bumi dengan Matahari.

Marufin berkata, sejak awal Juni hingga mencapai perihelionnya nanti, maka akan tampak di langit barat pada ketinggian cukup tinggi.

"(Komet Lemmon) nampak di langit barat pada ketinggian agak besar itu setelah Matahari terbenam dengan magnitudo yang terus meningkat," ujar dia.

Oleh sebab itu, diperkirakan menjelang 18 Juni magnitudinyo akan meningkat dan mencapai +5.

Karena kondisi ini, komet Lemmon tidak bisa dilihat secara kasat mata. Marufin mengatakan, fenomena ini hanya bisa dilihat menggunakan teleskop.

Baca juga: Siang Ini, Fenomena Bulan Tampak Setengah hingga Sejajar dengan Mars

Pengaruh komet Lemmon pada Bumi

Marufin menegaskan, komet Lemmon yang sudah mencapai puncak perihelionnya di bulan ini tidak berdampak atau memengaruhi Bumi.

Hal itu karena jarak lintasan komet Lemmon dengan Bumi sangat jauh. Menurut Marufin, jaraknya lebih jauh dibanding Bulan.

Ini juga yang menyebabkan kenapa komet Lemmon hanya bisa dilihat menggunakan teleskop.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Kita
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

Oh Begitu
Pesawat Ruang Angkasa NASA Tinggalkan Asteroid Bennu Menuju Bumi

Pesawat Ruang Angkasa NASA Tinggalkan Asteroid Bennu Menuju Bumi

Fenomena
Pemudik Berhasil Pulang Kampung, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menekan Penyebaran Corona?

Pemudik Berhasil Pulang Kampung, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menekan Penyebaran Corona?

Oh Begitu
Meski Sidang Isbat Hari Ini, BMKG Bantah Idul Fitri 1442 H Jatuh pada 12 Mei 2021

Meski Sidang Isbat Hari Ini, BMKG Bantah Idul Fitri 1442 H Jatuh pada 12 Mei 2021

Oh Begitu
Segudang Manfaat Teh Hijau, Bisa Jadi Alternatif Minum Kopi

Segudang Manfaat Teh Hijau, Bisa Jadi Alternatif Minum Kopi

Oh Begitu
Idul Fitri 1442 Hijriah Bertepatan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih, Kok Bisa?

Idul Fitri 1442 Hijriah Bertepatan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih, Kok Bisa?

Oh Begitu
Penyebab Sakit Kepala Berdenyut dan Cara Mengatasinya di Rumah

Penyebab Sakit Kepala Berdenyut dan Cara Mengatasinya di Rumah

Kita
WHO Klasifikasikan Virus B.1.617 India sebagai Variant of Concern, Ini Artinya

WHO Klasifikasikan Virus B.1.617 India sebagai Variant of Concern, Ini Artinya

Oh Begitu
Manfaat Santan, Menurunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit Jantung

Manfaat Santan, Menurunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit Jantung

Oh Begitu
Pemuda Jakarta Dikabarkan Meninggal Usai Disuntik, Ini Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Pemuda Jakarta Dikabarkan Meninggal Usai Disuntik, Ini Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Setelah Anjing, Ilmuwan Latih Lebah Kenali Penderita Covid-19

Setelah Anjing, Ilmuwan Latih Lebah Kenali Penderita Covid-19

Fenomena
komentar
Close Ads X