Hal Penting Bagi Penderita Jantung di Tengah Masa New Normal Covid-19

Kompas.com - 16/06/2020, 16:12 WIB
Ilustrasi penyakit jantung koroner atau arteri koroner. Ilustrasi penyakit jantung koroner atau arteri koroner.


KOMPAS.com - Meski masa kenormalan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19 sudah diberlakukan, tapi masyarakat tetap perlu waspada. Terlebih mengingat masih adanya penambahan baru kasus infeksi virus setiap harinya.

Oleh sebab itu, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Sari Sri Mumpuni, Sp.Jp (K), menekankan perlunya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terlebih bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Ia menjelaskan, World Heart Federation telah memastikan bahwa orang dengan penyakit jantung itu berisiko lebih tinggi memiliki gejala yang berat bila terinfeksi Covid-19.

"Risiko angka kematiannya (jika terinfeksi Covid-19) juga lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki penyakit jantung," ujarnya dalam webinar RSPI: Kebiasaan Baik untuk Kesehatan Jantung di Masa New Normal, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Ahli: Kelamaan WFH Bisa Picu Serangan Jantung, Kok Bisa?

Sari menyatakan, di samping tetap menerapkan protokol kesehatan, pada masa pandemi, orang dengan penyakit jantung harus tetap rutin dan teratur melakukan kontrol serta mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter.

Pola hidup sehat pun harus terus dilakukan untuk mengurangi risiko serangan jantung.

Ilustrasi serangan jantungShutterstock Ilustrasi serangan jantung

Ini dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat rendah lemak trans dan satured, rendah garam, dan rendah gula atau karbohidrat,

Olahraga rutin perlu dilakukan setidaknya 150 menit dalam satu minggu dengan intensitas sedang. Ini berguna pula untuk menjaga tubuh memiliki berat badan yang ideal.

"Jadi dibagi aja menitnya, kurang-lebih jadi 5 hari dalam seminggu," kata Sari.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pasien Jantung Koroner Masih Boleh Operasi

Selain itu, lakukan kontrol faktor risiko penyakit jantung. Cek gula darah jika memiliki diabetes dan cek tekanan darah jika memiliki hipertensi, angka normalnya dibawah 140/90 mmHg.

Hal penting lainnya adalah berhenti merokok dan hindari situasi yang bisa membuat jadi perokok pasif.

"Mudah-mudahan dengan situasi new normal (pandemi Covid-19) semakin banyak orang yang sadar untuk berhenti merokok," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPOM: Belum Ada Kandidat Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Edar di Indonesia

BPOM: Belum Ada Kandidat Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Edar di Indonesia

Fenomena
Saat Sakit, Kelelawar Cenderung Melakukan Social Distancing

Saat Sakit, Kelelawar Cenderung Melakukan Social Distancing

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Kenapa Undur-undur Jalan Mundur dan Bikin Lubang?

Serba-serbi Hewan: Kenapa Undur-undur Jalan Mundur dan Bikin Lubang?

Oh Begitu
Virus Corona Si Peniru Ulung, Studi Jelaskan Cara Mimikri SARS-CoV-2

Virus Corona Si Peniru Ulung, Studi Jelaskan Cara Mimikri SARS-CoV-2

Fenomena
Jarang Disorot, Ini 3 Peran Penting Etnis Tionghoa dalam Sumpah Pemuda

Jarang Disorot, Ini 3 Peran Penting Etnis Tionghoa dalam Sumpah Pemuda

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Telemedisin dan Layanan Kesehatan Digital Makin Krusial di Indonesia

Pandemi Covid-19, Telemedisin dan Layanan Kesehatan Digital Makin Krusial di Indonesia

Kita
Berisiko Kanker Hati, Pasien Hepatitis Harus Jalani Pemeriksaan Rutin

Berisiko Kanker Hati, Pasien Hepatitis Harus Jalani Pemeriksaan Rutin

Oh Begitu
Waspadai 5 Makanan Jebakan Saat Diet, dari Kacang Almond hingga Madu

Waspadai 5 Makanan Jebakan Saat Diet, dari Kacang Almond hingga Madu

Oh Begitu
Peneliti LIPI: Proyek Jurassic Park di Rinca Tak Bahayakan Habitat Komodo

Peneliti LIPI: Proyek Jurassic Park di Rinca Tak Bahayakan Habitat Komodo

Oh Begitu
Sains Diet: Haruskah Makan seperti Orang Jepang agar Panjang Umur?

Sains Diet: Haruskah Makan seperti Orang Jepang agar Panjang Umur?

Kita
Ada Bukti Air Lagi di Bulan, NASA Bisa Bangun Pangkalan Bulan

Ada Bukti Air Lagi di Bulan, NASA Bisa Bangun Pangkalan Bulan

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Mamuju Tengah, Picu Kerusakan

Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Mamuju Tengah, Picu Kerusakan

Oh Begitu
Produk Ekstrak Lebih Baik Dibanding Temulawak Segar, Simak 4 Alasannya

Produk Ekstrak Lebih Baik Dibanding Temulawak Segar, Simak 4 Alasannya

Oh Begitu
Libur Panjang, Waspada Potensi Hujan Ringan hingga Lebat di Indonesia

Libur Panjang, Waspada Potensi Hujan Ringan hingga Lebat di Indonesia

Fenomena
Terlihat Menggemaskan, Gigitan Kukang Asal Indonesia Ini Beracun dan Mematikan

Terlihat Menggemaskan, Gigitan Kukang Asal Indonesia Ini Beracun dan Mematikan

Fenomena
komentar
Close Ads X