BKKBN: Selama Pandemi Corona, Pengguna Kontrasepsi Turun Drastis

Kompas.com - 10/06/2020, 20:04 WIB
Berbagai metode kontrasepsi ThinkstockphotosBerbagai metode kontrasepsi

KOMPAS.com - Mewabahnya pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai hal dalam bidang kesehatan, termasuk jumlah wanita yang melaksanakan program Keluarga Berencana ( KB) dengan metode kontrasepsi.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo SpOG(K)m berkata bahwa pemerintah sebetulnya sudah berkomitmen menggencarkan kembali Program KB untuk menurunkan angka kelahiran, sehingga penduduk Indonesia bisa tumbuh seimbang.

"Namun, selama masa pandemi kita melihat penurunan partisipasi KB yang cukup besar," kata Hasto dalam diskusi daring bertajuk DKT Indonesia: Urgensi Pelayanan KB pada Masa New Normal, Selasa (9/6/2020).

Berdasarkan data dari BKKBN, terjadi penurunan drastis penggunaan kontrasepsi pada Maret 2020 dibandingkan Februari 2020.

Baca juga: Kenali Beragam Alat Kontrasepsi, Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Hasto mengungkapkan bahwa penggunaan berbagai alat kontrasepsi di seluruh Indonesia pada periode Februari-Maret 2020 mengalami penurunan antara 35 hingga 47 persen.

Penurunan ini, kata dia, dapat berimbas pada meningkatnya jumlah kehamilan tidak direncanakan sebanyak 15 persen pada tahun 2021 mendatang.

"Peningkatan angka kehamilan apalagi yang tidak direncanakan akan menimbulkan masalah bagi keluarga di tengah situasi ekonomi yang sedang lesu dan tantangan bagi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk," kata dia.

Oleh sebab itu, Hasto menegaskan bahwa masa transisi dan diterapkannya new normal atau kenormalan baru seharusnya menjadi momentum yang tepat bagi BKKBN dan para pemangku kebijakan lainnya untuk kembali menggencarkan pelaksanaan program KB.

Baca juga: Perlukah Penggunaan Kontrasepsi Diberi Jeda Waktu? Ini Kata Ahli

Hal utama yang menjadi poin penting dalam penerapan pelaksanaan program KB ini, menurut dia, adalah mendorong dan mempersiapkan kembali kekuatan dari sisi layanan oleh bidan dan dokter spesialis kandungan.

Penguatan dan persiapan yang baik oleh bidan dan dokter kandungan dalam layanan KB ini akan turut membantu masyarakat untuk tidak ragu melaksanakan kembali program KB dan terus memakai alat kontrasepsi, meski Covid-19 belum benar-benar hilang dari Bumi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X