Seri Hewan Nusantara: Katak Mini Endemik Selatan Sumatera, Suaranya Senyaring Jangkrik

Kompas.com - 10/06/2020, 13:03 WIB
Katak mini endemik Sumatera bagian Selatan Eki Aprilia Resdiyanti DevungKatak mini endemik Sumatera bagian Selatan

 

KOMPAS.com - Peneliti telah menemukan spesies katak terbaru endemik Sumatera. Peneliti Bidang Herpetologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Amir Hamidy menyebutkan spesies katak terbaru itu diberikan nama Micryletta sumatrana sp.nov.

Diberikan nama sumatrana, kata Amir, karena merujuk kepada wilayah penyebaran ditemukannya katak berukuran kecil yang disebut juga katak mini ini. Wilayah penyebaran paling banyak ditemukan di Sumatera bagian selatan, terutama Palembang dan sekitarnya.

"Jenis (spesies) baru Sumatrana ini endemik wilayah Pulau Sumatera bagian selatan," kata Amir kepada Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Baca juga: Seri Hewan Nusantara: Spesies Baru Tokek Ditemukan di Pulau Bali

Habitat alami dari Katak mini Micryletta sumatrana ini adalah hutan primer dan sekunder yang wilayahnya masih bagus, serta wilayah perbatasan.

Identifikasi sampai penamaan katak mini Micryletta sumatrana ini sebagai spesies terbaru diakui Amir tidaklah mudah.

Pada awalnya peneliti membandingkan katak mini baru ini dengan spesimen lama jenis katak Micryletta inornata dari Sumatera yang dikoleksi pada tahun 1994 di Museum Zoologi Bogor atau Museum Zoologicum Bogoriense (MZB).

Spesimen yang ada tersebut, kata Amir, memang sudah agak lama tersimpan dalam koleksi di museum sehingga warnanya pun sudah banyak pudar.

Baca juga: Seri Hewan Nusantara: 129 Tahun Hilang, Kadal Ini Ditemukan di Danau Toba

Amir menjelaskan pada awalnya spesies ini dikonfirmasi memiliki kemiripan dengan beragam spesies katak endemik Sumatera lainnya. Namun, hasil DNA, tes molekuler dan indikasi pembanding lainnya memiliki banyak ketidakcocokan spesies.

"Tapi ternyata sangat mencolok perbedaan dengan (spesies katak) yang Sumatera bagian Utara," ujar Amir.

Untuk diketahui, katak mini Micryletta sumatrana pertama kali ditemukan oleh Alhadi di Hutan Harapan perbatasan antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X