Misi SpaceX, 2 Astronot NASA Sampai ISS dan Disambut Kosmonot Rusia

Kompas.com - 01/06/2020, 12:32 WIB
Astronot NASA yang menumpang kapsul Crew Dagon SpaceX, sampai di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah 19 jam mengudara.  Astronot Douglas Hurley (kanan) dan Robert Behnken (kiri) tiba setelah pintu palka dibuka, keduanya disambut oleh astronot NASA dan kosmonot Rusia. Handout / NASA TV / AFP Astronot NASA yang menumpang kapsul Crew Dagon SpaceX, sampai di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah 19 jam mengudara. Astronot Douglas Hurley (kanan) dan Robert Behnken (kiri) tiba setelah pintu palka dibuka, keduanya disambut oleh astronot NASA dan kosmonot Rusia.

 

KOMPAS.com - Dua astronot AS yang meluncur ke orbit dengan pesawat ruang angkasa swasta pertama kali, telah tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dough Hurley dan Bob Behnken disambut oleh sesama astronot NASA dan dua kosmonot Rusia.

Kapsul Dragon Crew - yang dioperasikan oleh perusahaan swasta SpaceX - melekat pada bagian haluan dari ISS yang mengorbit 422 kilometer di atas China.

Penggabungan pesawat di stasiun internasional itu merupakan pesawat Amerika berawak pertama dalam tempo hampir sepuluh tahun.

Baca juga: Mengenal Bob dan Doug, Astronot yang Terlibat dalam Misi Bersejarah SpaceX-NASA

Roket SpaceX meluncur dari Florida pada Sabtu.

Peluncuran ini menjadi yang pertama kali setelah sembilan tahun lalu kapal-kapal roket perusahaan tersebut dipensiunkan setelah berhasil mengirim kru dari wilayah Amerika Serikat.

Misi ini menandai awal era baru di mana NASA akan membeli layanan transportasi dari sektor komersial. Tidak akan lagi memiliki dan mengoperasikan sendiri pesawat milik negara dari dan ke stasiun luar angkasa.

Ini akan dilakukan secara eksklusif oleh perusahaan seperti SpaceX milik miliarder Elon Musk, yang berbasis Hawthorne, California.

Konfirmasi bergabungnya kapsul Naga di ISS terjadi pada Minggu (31/05/2020), 19 jam setelah lepas landas dari Kennedy Space Center di Florida dengan roket Falcon yang juga disediakan oleh SpaceX.

Docking, atau penggabungan kapsul dengan stasiun luar angkasa, adalah proses yang sepenuhnya otomatis; Hurley dan Behnken tidak perlu terlibat - meskipun mereka telah berlatih pendaratan secara manual.

Ketika pintu antara Kapsul Naga dan ISS tersambung, Hurley dan Behnken bertemu dengan Komandan ISS dan sesama astronot NASA Chris Cassidy dan dua kosmonot Rusia, Anatoly Ivanishin dan Ivan Vagner.

"Kami senang berada di sini dan Chris akan membuat kami bekerja. Dan mudah-mudahan kami akan cocok dan tidak mengacaukan banyak hal," kata Doug Hurley sambil mengelus memar di dahinya.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
Polusi Udara Tahun 2020 Tewaskan Hampir 100.000 Orang di Dunia

Polusi Udara Tahun 2020 Tewaskan Hampir 100.000 Orang di Dunia

Kita
Terungkap, Asal Muasal Kemunculan Tanaman Berbunga di Bumi

Terungkap, Asal Muasal Kemunculan Tanaman Berbunga di Bumi

Fenomena
Tahun Depan, Manusia Bisa Nikmati Wisata Luar Angkasa Naik Balon Udara

Tahun Depan, Manusia Bisa Nikmati Wisata Luar Angkasa Naik Balon Udara

Fenomena
Hasil Pemindaian Ungkap, 55 Persen Pasien Corona Alami Masalah Jantung

Hasil Pemindaian Ungkap, 55 Persen Pasien Corona Alami Masalah Jantung

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Banyak Bintang, Mengapa Langit Malam Hari itu Gelap?

Rahasia Alam Semesta: Banyak Bintang, Mengapa Langit Malam Hari itu Gelap?

Oh Begitu
Moyang Lumba-lumba Ternyata Predator Masif dan Perenang Gesit

Moyang Lumba-lumba Ternyata Predator Masif dan Perenang Gesit

Oh Begitu
Perigee Titik Terdekat Bulan terhadap Bumi, Samakah dengan Supermoon?

Perigee Titik Terdekat Bulan terhadap Bumi, Samakah dengan Supermoon?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X