Apakah Virus Corona Covid-19 Memengaruhi Kondisi Plasenta Ibu Hamil?

Kompas.com - 29/05/2020, 19:00 WIB
bSeorang ibu menggendong bayinya yang memakai pelindung wajah di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2020). Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menerapkan kebijakan baru berupa pemakaian face shield atau pelindung wajah untuk bayi yang sedang mendapat perawatan maupun yang baru dilahirkan di RS tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGbSeorang ibu menggendong bayinya yang memakai pelindung wajah di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2020). Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menerapkan kebijakan baru berupa pemakaian face shield atau pelindung wajah untuk bayi yang sedang mendapat perawatan maupun yang baru dilahirkan di RS tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19.

 

"Temuan ini menyarankan perlunya memantau ibu hamil yang terinfeksi Covid-19," tulis para ahli dalam kesimpulannya, seperti dilansir Live Science, Jumat (29/5/2020).

Pemantauan pada ibu hamil termasuk menggunakan ultrasonik. Alat ini berfungsi untuk memerika seberapa baik plasenta mengirimkan oksigen ke janin.

Berkaitan dengan rusaknya plasenta, beberapa ahli yang tidak terlibat dalam penelitian mengingatkan, ada beberapa penyakit yang dapat merusak plasenta.

Oleh sebab itu, terlalu dini untuk menyimpulkan apakah kerusakan pada plasenta disebabkan oleh Covid-19.

Kerusakan plasenta

Plasenta merupakan struktur vital yang memasok oksigen dan nutrisi untuk janin dalam kandungan.

Dalam beberapa kasus, infeksi virus saat kehamilan dapat merusak plasenta.

Ibu yang terinfeksi virus virus Zika dapat melahirkan bayi dengan mikrosefali atau berkurangnya volume kepala.

Dalam penelitian yang dilakukan Miller dan tim, 15 dari 16 ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 melahirkan bayinya pada trimester ketiga. Sementara itu, salah satu dari mereka mengalami keguguran pada trimester kedua.

Para peneliti tidak mengetahui penyebab keguguran, apakah berhubungan dengan infeksi Covid-19 atau tidak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satelit Seukuran Kotak Sereal akan Diluncurkan Australia Selatan ke Luar Angkasa

Satelit Seukuran Kotak Sereal akan Diluncurkan Australia Selatan ke Luar Angkasa

Fenomena
7 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru

7 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru

Oh Begitu
Fosil Dinosaurus di Argentina Jadi Mahluk Terbesar di Bumi yang Pernah Ditemukan

Fosil Dinosaurus di Argentina Jadi Mahluk Terbesar di Bumi yang Pernah Ditemukan

Oh Begitu
BMKG: 4 Fakta Peningkatan Aktivitas Gempa Januari 2021 Dibandingkan 2020

BMKG: 4 Fakta Peningkatan Aktivitas Gempa Januari 2021 Dibandingkan 2020

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Sebut Puting Beliung di Wonogiri Waterspout | Pemanasan Global Bikin Ikan Sulit Bernapas | 3 Gejala Covid-19 di Mata

[POPULER SAINS] BMKG Sebut Puting Beliung di Wonogiri Waterspout | Pemanasan Global Bikin Ikan Sulit Bernapas | 3 Gejala Covid-19 di Mata

Oh Begitu
Deretan Bencana Alam di Awal 2021, Walhi Desak Pemerintah Serius Pulihkan Lingkungan

Deretan Bencana Alam di Awal 2021, Walhi Desak Pemerintah Serius Pulihkan Lingkungan

Oh Begitu
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG Sebut Itu Waterspout

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BMKG Sebut Itu Waterspout

Fenomena
Halo Prof! Hidung Mudah Mimisan, Bagaimana Solusinya?

Halo Prof! Hidung Mudah Mimisan, Bagaimana Solusinya?

Halo Prof!
Ahli Ungkap Isi Wadah Obat Kuno Milik Suku Maya

Ahli Ungkap Isi Wadah Obat Kuno Milik Suku Maya

Fenomena
ASI Eksklusif di Indonesia Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19

ASI Eksklusif di Indonesia Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kristen Gray Dideportasi Ajak WNA Tinggal di Bali, Ini Kata Psikolog

Kristen Gray Dideportasi Ajak WNA Tinggal di Bali, Ini Kata Psikolog

Oh Begitu
3 Pertanyaan Penting Terkait Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

3 Pertanyaan Penting Terkait Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Cara Mengobati Mimisan pada Anak

Seri Baru Jadi Ortu: Cara Mengobati Mimisan pada Anak

Oh Begitu
Daftar Wilayah Waspada Awan Cumulonimbus yang Bisa Ganggu Penerbangan

Daftar Wilayah Waspada Awan Cumulonimbus yang Bisa Ganggu Penerbangan

Fenomena
Dukungan Pemerintah untuk Perawat, Apa Kabar Insentif 2021?

Dukungan Pemerintah untuk Perawat, Apa Kabar Insentif 2021?

Kita
komentar
Close Ads X