Astronom Temukan Galaksi "Cincin Api" yang Sangat Langka

Kompas.com - 26/05/2020, 13:03 WIB
Galaksi cincin langka, R5519 mungkin tercipta selama tabrakan besar dan dahsyat antara dua galaksi di alam semesta. James Josephides / Swinburne Astronomy ProductionsGalaksi cincin langka, R5519 mungkin tercipta selama tabrakan besar dan dahsyat antara dua galaksi di alam semesta.

KOMPAS.com - Tabrakan dahsyat antara dua galaksi telah memunculkan galaksi cincin yang sangat langka, berjarak sekitar 11 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Galaksi yang mengerikan, berbentuk donat, membuat bintang-bintang di cincin besarnya dengan kecepatan 50 kali lebih cepat dari galaksi rumah kita. Galaksi menyerupai cincin api ini dinamai R5519.

Para astronom mengklasifikasikan galaksi ini sebagai galaksi jenis cincin yang langka. Baik dari bentuk maupun proses pembentukannya.

"Ini adalah objek yang sangat aneh dan belum pernah kita lihat sebelumnya," kata astronom Tiantian Yuan dari ARC Centre of Excellence for All Sky Astrophysics in 3 Dimensions (ASTRO 3D), Australia.

"Ini terlihat aneh dan familiar pada saat bersamaan," imbuhnya seperti dilansir Science Alert, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Galaksi ini Bisa Picu Tsunami yang Hancurkan Pembentukan Bintang

Tepi luar cincin R5519 cukup besar, sekitar 42.400 tahun cahaya (rata-rata).

Lubang yang ada di bagian tengah berukuran sekitar 17.612 tahun cahaya, tanpa jejak tonjolan penuh bintang yang terdeteksi yang biasanya mengisi pusat galaksi.

Selain itu, astronom menemukan petunjuk yang mengisyaratkan masa lalu yang penuh kekerasan.

Beberapa galaksi cincin tampaknya memiliki formasi yang relatif tenang, dihasilkan oleh proses seperti resonansi orbital atau pertambahan material dari galaksi terdekat lainnya. Namun, hal itu tidak terjadi pada R5519.

Selain itu, R5519 menunjukkan tingkat tinggi pembentukan bintang di cincinnya - sekitar 80 bintang massa matahari yang baru lahir setiap tahun.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Kota Indonesia Tak Bisa Saksikan Matahari di Atas Ka'bah, Ini Daftarnya

9 Kota Indonesia Tak Bisa Saksikan Matahari di Atas Ka'bah, Ini Daftarnya

Fenomena
WMO Prediksikan Suhu Udara Naik 1,5 Derajat Celsius Selama 5 Tahun Mendatang

WMO Prediksikan Suhu Udara Naik 1,5 Derajat Celsius Selama 5 Tahun Mendatang

Fenomena
Kandidat Vaksin Corona Buatan Ilmuwan Queensland Diuji Coba ke Manusia

Kandidat Vaksin Corona Buatan Ilmuwan Queensland Diuji Coba ke Manusia

Oh Begitu
Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Waktunya Cek Arah Kiblat agar Akurat

Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Waktunya Cek Arah Kiblat agar Akurat

Fenomena
Serba-serbi Hewan: Bagaimana dan Kenapa Kunang-kunang Menyala?

Serba-serbi Hewan: Bagaimana dan Kenapa Kunang-kunang Menyala?

Oh Begitu
Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Kenapa Terjadi 2 Kali dalam Setahun?

Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Kenapa Terjadi 2 Kali dalam Setahun?

Fenomena
Gempa Hari Ini : M 5,8 Guncang Laut Flores, Terasa Hingga Denpasar

Gempa Hari Ini : M 5,8 Guncang Laut Flores, Terasa Hingga Denpasar

Fenomena
WHO: Banyak Negara Salah Arah dalam Penanganan Covid-19, Ini Dampaknya

WHO: Banyak Negara Salah Arah dalam Penanganan Covid-19, Ini Dampaknya

Oh Begitu
Perilaku Unik Serangga, Capung Betina Pura-pura Mati Hindari Jantan

Perilaku Unik Serangga, Capung Betina Pura-pura Mati Hindari Jantan

Oh Begitu
Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X