Kompas.com - 21/05/2020, 11:23 WIB
Ilustrasi terumbu karang yang sehat dan belum terkena dampak pemanasan global yang menyebabkan pemutihan karang karena kenaikan suhu air laut. Ilustrasi terumbu karang yang sehat dan belum terkena dampak pemanasan global yang menyebabkan pemutihan karang karena kenaikan suhu air laut.


KOMPAS.com - Dampak pemanasan global di muka Bumi mulai mengancam ekosistem laut, yakni menyebabkan suhu air laut semakin naik.

Kondisi ini kian mengancam biota laut, termasuk terumbu karang yang menjadi salah satu penyangga utama ekosistem ini.

Melansir BBC Indonesia, Kamis (21/5/2020), baru-baru ini, para ilmuwan di Australia berhasil menemukan cara untuk membantu terumbu karang dapat bertahan dari kerusakan akibat kenaikan suhu air laut yang menyebabkan pemutihan.

Suhu air laut yang kian menghangat membuat terumbu karang mengeluarkan lumut kecil yang hidup di karang. Hal ini menyebabkan pemutihan karang, sehingga membuat karang kelaparan.

Baca juga: Kelestarian Ekosistem Terumbu Karang Terancam Rusak, Ini Penyebabnya

Mengatasi persoalan ini, para ilmuwan mencoba mengembangkan strain lumut mikro yang dibuat di laboratorium yang memiliki daya tahan terhadap panas.

Ketika lumut mikro ini disuntikkan, maka terumbu karang akan lebih dapat bertahan di lingkungan air yang lebih hangat.

Ilustrasi pemutihan karang menyebabkan terumbu karang kelaparan dan tidak sehat. Kondisi ini akibat suhu air laut naik sebagai dampak pemanasan global yang mengancam ekosistem laut. Ilustrasi pemutihan karang menyebabkan terumbu karang kelaparan dan tidak sehat. Kondisi ini akibat suhu air laut naik sebagai dampak pemanasan global yang mengancam ekosistem laut.

Baca juga: Mirip Bunga, Terumbu Karang Ini Ternyata Predator Ubur-ubur

Upaya pelestarian terumbu karang

Penemuan inovasi ini, kata ilmuwan, diharapkan dapat berguna dalam upaya melestarikan terumbu karang dan meminimalisir kerusakan yang diakibatkan dampak pemanasan global.

Terutama melindungi terumbu karang dari potensi kematian massal akibat gelombang panas air laut.

Para ilmuwan menilai dengan membuat karang lebih tahan panas terhadap pemutihan yang terjadi karena kenaikan suhu, maka akan dapat meningkatkan ketahanan panas pada simbion mikroalga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X