Ada Lumpur di Mars, Mungkinkah Planet Merah Punya Air?

Kompas.com - 21/05/2020, 10:02 WIB
Planet Mars. NatgeokidsPlanet Mars.

 

Sementara misi manusia ke Mars masih belum memungkinkan, para peneliti mensimulasikan kondisi planet di Bumi.

Berdasarkan simulasi kondisi Mars, seperi tekanan atmosfer rendah dan suhu minus 20 derajat Celcius, peneliti menemukan lumpur tidak membeku dengan cepar, tetapi menghasilkan kulit.

Kulit ini kemudian akan pecah karena banyak lumpur merembes dari retakan permukaan Mars dan kemudian membeku lagi.

Namun, dalam publikasi ini tidak disebutkan eksperimen lain di mana aliran lumpur berulang terjadi di bawah lingkungan Mars yang panas.

Baca juga: Medan Magnet Kuno di Mars Ungkap Sejarah Evolusi Planet Merah

" Lumpur di bawah kondisi itu melompati permukaan seolah melayang," imbuh Bro┼ż.

Penelitian lumpur di Mars, bukan satu-satunya studi inovatif tentang Planet Merah yang baru-baru ini diumumkan.

Sebab, para peneliti di Universitas Tokyo berhasil mensimulasikan interior Mars untuk pertama kalinya, memberikan banyak informasi tentang terbentuknya Mars pada 4,6 miliar tahun yang lalu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi: Monyet yang Pernah Kena Covid-19 Jadi Kebal Sebulan Kemudian

Studi: Monyet yang Pernah Kena Covid-19 Jadi Kebal Sebulan Kemudian

Fenomena
Pesawat Ruang Angkasa ESA Terbang di Atas Kawah Es Mars, Ini Penampakannya

Pesawat Ruang Angkasa ESA Terbang di Atas Kawah Es Mars, Ini Penampakannya

Fenomena
Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut...

Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut...

Fenomena
Pandemi Covid-19, 4 Alasan Menolak Klaim Keampuhan Obat Herbal

Pandemi Covid-19, 4 Alasan Menolak Klaim Keampuhan Obat Herbal

Kita
Kalung Antivirus Corona Kementan, Ahli Sebut Perlu Uji Klinis pada SARS-CoV-2

Kalung Antivirus Corona Kementan, Ahli Sebut Perlu Uji Klinis pada SARS-CoV-2

Oh Begitu
Awan Pelangi di Tokyo, Bisakah Fenomena Ini Terjadi di Indonesia?

Awan Pelangi di Tokyo, Bisakah Fenomena Ini Terjadi di Indonesia?

Fenomena
Fenomena Awan Pelangi di Tokyo, Apa Itu? Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Awan Pelangi di Tokyo, Apa Itu? Ini Penjelasan Ahli

Fenomena
Seri Hewan Nusantara: Landak Jawa, Satwa Dilindungi dan Durinya Kaya Nutirisi

Seri Hewan Nusantara: Landak Jawa, Satwa Dilindungi dan Durinya Kaya Nutirisi

Oh Begitu
Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X