Tangani Covid-19, Jokowi dan Kemenristek Luncurkan 55 Produk Inovasi

Kompas.com - 20/05/2020, 17:02 WIB
Presiden Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok (GNB) khusus membahas penanganan Covid-19 dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin (4/5/2020). Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok (GNB) khusus membahas penanganan Covid-19 dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin (4/5/2020).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan 55 produk inovasi untuk penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Inovasi ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan industri dalam negeri.

Jokowi mengatakan, saat ini dunia tengah beradu cepat dalam menangani wabah Covid-19, tak terkecuali Indonesia. Oleh sebab itu, perlu adanya inovasi dan karya yang nyata dari dalam negeri untuk melawan wabah tersebut.

Dengan adanya puluhan produk inovasi yang dihasilkan konsorsium Covid-19, menurut Jokowi, menunjukkan momentum baru bagi kebangkitan bidang sains dan teknologi Indonesia, khususnya di bidang kesehatan.

"Hari ini kita patut berbangga karena dari tangan anak-anak bangsa, tangan kita sendiri, kita mampu menghasilkan karya yang sangat dibutuhkan," ujarnya saat "Peluncuran Percepatan Penanganan COVID-19 Konsorsium Riset dan Inovasi", Rabu (10/5/2020).

Baca juga: Tingkatkan Imun Pasien Corona, LIPI Siap Uji Coba Obat Herbal Indonesia

Dari 55 produk inovasi tersebut, terdapat 9 produk inovasi unggulan yang sudah ditinjau langsung oleh Jokowi.

Kesembilannya yakni PCR Test Kit, Rapid Diagnostics Test IgG/IgM, Emergency Ventilator, Imunomodulator Herbal asli Indonesia, Plasma Convalesence, Mobile Lab BSL-2, Sistem AI untuk deteksi Covid-19, Medical Assistant Robot Raisa dan autonomous UVC Mobile robot, serta Powered Air Purifying Respirator.

"Dari yang saya lihat kemarin, saya sangat optimis bahwa hal yang dulunya tidak pernah kita pikirkan dan hanya impor, sekarang ini bisa mandiri karena kita bisa memproduksinya sendiri," ujarnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) Bambang Bordjonegoro menambahkan, sebagai koordinator riset dan inovasi nasional, pihaknya terus berupaya untuk mendorong lahirnya berbagai produk inovasi dari dalam negeri untuk memberi dampak luas bagi masyarakat.

Baca juga: Atasi Covid-19, BPOM Sediakan Lab dan RT-PCR untuk Pengujian Spesimen

Oleh sebab itu, dirinya berharap 55 produk inovasi yang kini resmi diluncurkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus menandai kebangkitan inovasi Indonesia.

"Diharapkan produk riset dan inovasi dalam negeri bisa menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia, tidak hanya pada masa pandemi, tapi juga jangka panjang," katanya.

Untuk diketahui, konsorsium riset dan inovasi Covid-19 yang terdiri dari berbagai kementerian, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, dan industri berfokus pada empat kelompok inovasi teknologi.

Empat kelompok itu terdiri dari alat kesehatan dan pendukung, pencegahan, obat dan terapi, serta skrining dan diagnosis terkait Covid-19.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X