Serba-serbi Hewan: Layaknya Manusia, Anjing Juga Alami Masa Pubertas

Kompas.com - 17/05/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi anjing jenis Jack Russell Terrier. SHUTTERSTOCKIlustrasi anjing jenis Jack Russell Terrier.

KOMPAS.comMoody, kurang kooperatif, dan semaunya sendiri. Kira-kira tiga hal itu cukup menggambarkan masa pubertas yang dialami manusia, baik pria maupun wanita.

Pada manusia, masa pubertas kerap terjadi saat remaja. Namun penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa pubertas tak hanya terjadi pada manusia, tapi juga hewan khususnya anjing.

Studi terbaru membuktikan bahwa anjing juga mengalami masa seperti pubertas, di mana ia kerap tidak mau menurut dan bertingkah seenaknya. Anjing mengalami fase ini pada usia sekitar delapan bulan.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Mirip Manusia, Ular Juga Punya Teman

Studi tersebut dilakukan oleh peneliti perilaku hewan dari Newcastle University, Inggris. Lucy Asher, begitu namanya, melakukan pengujian terhadap 378 ekor anjing.

Studi tersebut menunjukkan bahwa anjing jauh lebih patuh kepada majikannya setelah usia delapan bulan. Dengan catatan, fase ini hanya terjadi apabila si anjing memiliki majikan atau orang yang memeliharanya.

“Ini adalah fase yang sangat penting dalam hidup anjing. Mereka kerap sadar bahwa mereka bukan lagi anak anjing yang lucu,” tutur Asher seperti dikutip dari Science Alert, Minggu (17/5/2020).

Ilustrasi anjing dan pria Ilustrasi anjing dan pria

Namun layaknya manusia, tentu fase pubertas ini akan dilewati oleh anjing.

Dalam eksperimen tersebut, 93 ekor anjing Labrador dan Golden Retriever berusia delapan bulan membutuhkan waktu lebih lama saat diperintah sit (duduk) dibanding saat usia mereka ima bulan.

Para ilmuwan menemukan fakta serupa saat melakukan eksperimen terhadap jenis anjing lainnya seperti German Shepherds. Para majikan menilai bahwa saat anjing mereka berusia delapan bulan, anjing lebih sulit untuk diperintah dibanding saat hewan peliharaan mereka berusia lima atau 12 bulan.

“Penelitian ini penting untuk mengingatkan para pemilik anjing, bahwa hewan peliharaan mereka tidak bisa dipaksa pada saat usia mereka menginjak delapan bulan,” tutur Asher.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Salmon Mampu Temukan Tempat yang Sama untuk Bertelur

Jika Anda mmemperlakukan mereka di luar kontrol, hal ini bisa berpengaruh terhadap perilaku anjing setelahnya.

Studi yang sama membuktikan bahwa anjing betina memiliki rasa keterikatan yang lebih tinggi dan lebih gelisah apabila berpisah dengan majikan mereka di fase ini.

Hasil penelitian ini juga selaras dengan data bahwa mayoritas anjing yang diberikan ke tempat penitipan untuk kemudian diadopsi berusia delapan bulan.

“Perubahan perilaku pada anjing saat masa pubertas ini mirip seperti hubungan orangtua dan anak pada mausia. Namun fase ini akan segera berakhir,” tutur ahli zoologi Naomi Harvey dari University of Nottingham.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Sejumlah Wilayah Masih Harus Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Besok

BMKG: Sejumlah Wilayah Masih Harus Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Besok

Kita
Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal Cegah Covid-19? Ini Penjelasannya

Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal Cegah Covid-19? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Ledakan di Lebanon, Seberapa Besar Energinya Dibandingkan Bom Nuklir?

Ledakan di Lebanon, Seberapa Besar Energinya Dibandingkan Bom Nuklir?

Oh Begitu
Apa Itu Gonore, Infeksi Menular Seksual Pilek pada Alat Kelamin?

Apa Itu Gonore, Infeksi Menular Seksual Pilek pada Alat Kelamin?

Kita
Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ledakan Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat dan Kenapa Sangat Berbahaya?

Ledakan Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat dan Kenapa Sangat Berbahaya?

Oh Begitu
Hoaks Covid-19 dan Infodemik, Tantangan Ilmuwan Indonesia Sikapi Konstruksi Anti-Sains

Hoaks Covid-19 dan Infodemik, Tantangan Ilmuwan Indonesia Sikapi Konstruksi Anti-Sains

Fenomena
Astronot NASA Ungkap Pengalamannya Tunggangi Crew Dragon SpaceX

Astronot NASA Ungkap Pengalamannya Tunggangi Crew Dragon SpaceX

Oh Begitu
Mammoth Berbulu Berusia 10.000 Tahun Ditemukan, Masih Dilapisi Kulit dan Kotoran

Mammoth Berbulu Berusia 10.000 Tahun Ditemukan, Masih Dilapisi Kulit dan Kotoran

Fenomena
Teknologi AI Semakin Canggih, Ghost Work Bisa Ancam Pekerja Manusia

Teknologi AI Semakin Canggih, Ghost Work Bisa Ancam Pekerja Manusia

Fenomena
Studi Ungkap Risiko Tertular Virus Corona Covid-19 di Kereta

Studi Ungkap Risiko Tertular Virus Corona Covid-19 di Kereta

Oh Begitu
Binatang Peliharaan Bisa Terinfeksi Corona dan Berpotensi Menularkan

Binatang Peliharaan Bisa Terinfeksi Corona dan Berpotensi Menularkan

Kita
Covid-19 Belum Bisa Disebut sebagai Virus Musiman seperti Flu, Ini Penjelasan Ahli

Covid-19 Belum Bisa Disebut sebagai Virus Musiman seperti Flu, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena
Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, BMKG Ajak Petani Rakayasa Komoditas

Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, BMKG Ajak Petani Rakayasa Komoditas

Fenomena
Studi: Anak Balita Berpeluang Tinggi Menularkan Covid-19

Studi: Anak Balita Berpeluang Tinggi Menularkan Covid-19

Kita
komentar
Close Ads X