Antipasi Karhutla, BPPT Siap Turunkan Hujan Buatan di Riau dan Jambi

Kompas.com - 15/05/2020, 09:03 WIB
Tim Manggala Agni Daops Dumai memadamkan titik api karhutla di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Senin (16/3/2020). Dok. Manggala Agni Daops DumaiTim Manggala Agni Daops Dumai memadamkan titik api karhutla di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Senin (16/3/2020).

KOMPAS.com - Tim Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi (TMC BBPT) akan menerapkan penyemaian awan di Provinsi Riau dan Jambi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan ( karhutla), terlebih pada musim kemarau mendatang.

Untuk diketahui penyemaian awan (cloud seeding) atau kerap disebut oleh masyarakat sebagai hujan buatan, merupakan teknologi modifikasi cuaca untuk menambah atau mengurangi curah hujan.

Saat ini sekitar 20 ton garam NaCL telah disiapkan di Posko TMC Pekanbaru yang dipusatkan di Lanud Roesmin Nurjadin untuk pelaksanaan operasi selama 15 hari mendatang. Namun, penerbangan penyemaian awan dilaksanakan menunggu awan potensial.

“Pesawat baru didatangkan kemarin dari Skuadron Udara 4 Malang, tipe Casa 212 reg A-2107. Sehingga pelaksanaan akan dimulai segera,” ujar Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC- BPPT) Tri Handoko Seto dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Harta Karun di Lokasi Karhutla Peninggalan Sriwijaya? Para Ahli Bilang Belum Tentu

Tim operasi kali ini diperkuat oleh 6 staf BBTMC termasuk Korlap dan Flight Scientist, ditambah pilot dan co pilot.

Koordinator Lapangan Posko TMC Pekanbaru Faisal Sunarto mengatakan, wilayah rawan sepanjang Pesisir Timur Riau hingga Jambi menjadi target operasi TMC kali ini.

“Potensi awan di wilayah Riau dan Jambi dalam dua minggu kedepan cukup baik untuk dilaksanakan penyemaian,” ujarnya.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis yang berbatasan dengan wilayah Kota Dumai, Riau, Selasa (26/2/2019). Upaya pemadaman dibantu dengan water bombing dengan menggunakan helikopter Super Puma milik Perusahaan Sinarmas. Dok Tim Satgas Karhutla RiauKOMPAS.com/IDON TANJUNG Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis yang berbatasan dengan wilayah Kota Dumai, Riau, Selasa (26/2/2019). Upaya pemadaman dibantu dengan water bombing dengan menggunakan helikopter Super Puma milik Perusahaan Sinarmas. Dok Tim Satgas Karhutla Riau

Selain bertujuan menurunkan jumlah titik panas (hotspot) penyebab karhutla, operasi ini juga ditargetkan untuk membasahi lahan-lahan gambut di musim kemarau dengan mengisi kanal-kanal, embung, dan kolam-kolam retensi areal sehingga mencegah lahan gambut tersebut terbakar.

Operasi TMC di Riau dan Jambi ini merupakan kelanjutan operasi sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 11 Maret-2 April 2020 lalu.

Baca juga: Usai Turun Hujan di Wilayah Karhutla, Kualitas Udara Mulai Membaik

Menurut Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT, Yudi Anantasena, pada operasi sebelumnya tim mampu meredam titik panas penyebab karhutla di Provinsi Riau.

”Pada Maret hingga awal April, dilaporkan hampir setiap hari terjadi hujan. Hotspot turun hingga sempat 0 titik,” katanya.

Data BBTMC mencatat, operasi TMC 11 Maret- 2 April lalu, menghasilkan air hujan capai 97.8 Juta m3, dan akumulasi rata-rata curah hujan aktual selama periode TMC sebesar 227,2 mm.

Baca juga: Selain Manusia, Orangutan juga Terkena ISPA Gara-gara Karhutla

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah berkoordinasi dan membahas bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Restorasi Gambut (BRG), BPPT dan Kementerian Pertanian untuk antisipasi musim kemarau tahun ini.

Operasi TMC di Jambi dan Riau pun dilakukan sebagai tindak lanjut koordinasi. Selain itu, pelaksanaan TMC Karhutla di Sumatera Selatan direncanakan akan dimulai akhir Mei 2020 dan dalam waktu dekat juga akan menjangkau wilayah Kalimantan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X