Ini Manfaat Penting Menjaga Kesehatan Gigi Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 14/05/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi dokter gigi merawat kesehatan gigi dan mulut pasien. ShutterstockIlustrasi dokter gigi merawat kesehatan gigi dan mulut pasien.


KOMPAS.com - Selama masa pandemi Covid-19, kesehatan gigi dan mulut juga sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, persoalan seperti sakit gigi masih sering dialami masyarakat umum.

Menurut Dokter Gigi Anggi Pratiwi, pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan pada gigi.

Tujuannya, selama pandemi ini, kesehatan mulut sangat diperlukan untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh.

"Sebab, mulut yang sehat dapat mempertahankan sistem kekebalan tubuh dalam melawan kuman atau pengganggu lainnya," kata drg Anggi dalam Live Facebook Listerin Indonesia bertajuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Dokter Gigi Rentan Kena Droplet Covid-19, Begini Protokol Pencegahannya

Menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat memberikan pengaruh besar terhadap seluruh tubuh.

Berdasarkan data 9 dari 10 orang memiliki masalah mulut seperti gigi berlubang dan masalah gusi. Bahkan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, sebanyak 57 persen orang Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut.

Drg Anggi mengatakan mulut merupakan gerbang masuknya makanan dan di dalamnya terdapat kuman atau bakteri jahat dan baik.

Ilustrasi sakit gigi Ilustrasi sakit gigi

Baca juga: Viral, Benarkah Tempelkan Bawang Putih di Tangan Bisa Sembuhkan Sakit Gigi?

"Kuman-kuman ini bercampur dengan makanan dan bisa masuk ke dalam pembuluh darah, di mana gusi memiliki banyak pembuluh darah," kata drg Anggi.

 

Gusi, kata dia, merupakan bagian mulut yang paling rentan pada infeksi, seperti radang gusi hingga gusi berdarah.

Selain itu, infeksi pada gusi juga sangat rentan terjadi pada orang-orang dengan penyakit kardiovaskular dan diabetes.

 

Tunda ke dokter gigi

Kendati demikian, permasalahan kesehatan gigi dan mulut masih sering dikeluhkan masyarakat. Terutama sakit gigi, gigi berlubang hingga gusi bengkak.

Di masa pandemi saat ini, drg Anggi menyarankan agar sebisa mungkin untuk menunda ke dokter gigi.

"Jika tidak ada kondisi dental emergency, maka tunda dulu ke dokter gigi," jelas drg Anggi.

Kondisi dental emergency atau keadaan darurat sakit gigi, jika Anda mengalami tanda sebagai berikut.

  1. Rasa nyeri pada gigi yang tidak tertahankan.
  2. Gusi bengkak akibat infeksi.
  3. Pendarahan pada gigi atau di dalam mulut yang tidak terkontrol.
  4. Trauma pada gigi dan tulang wajah, akibat kecelakaan.

Baca juga: Gigi Berlubang dan Gusi Berdarah Picu Kelahiran Prematur, Kok Bisa?

"Kalau misal ada keluhan, misal ingin menambal gigi atau cabut gigi, juga perlu dilihat faktor urgensi (darurat)," ungkap drg Anggi.

Drg Anggi juga menyarankan masyarakat yang mengalami keluhan sakit gigi, dapat lebih dulu melakukan konsultasi secara daring atau online dengan dokter gigi.

"Jika merasa sakit gigi dalam kondisi darurat (pandemi Covid-19), bisa mencoba meredakannya dengan berkumur dengan air garam. Sebab, air garam juga telah terbukti dapat menetralkan dan membunuh kuman jahat dalam mulut," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X