Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seperti Apa Bentuk Alien di Planet Lain? Pakar Menjelaskan

Kompas.com - 11/05/2020, 20:03 WIB
The Conversation,
Shierine Wangsa Wibawa

Tim Redaksi

Kenapa kita selalu berpikir bahwa alien itu membutuhkan sumber daya kehidupan yang sama dengan manusia di bumi? Istilah “alien” sendiri berarti suatu hal yang tidak kita kenali. Tidakkah seharusnya kita mengubah pikiran kita tentang alien? Mereka mungkin tidak membutuhkan kondisi yang sama seperti di bumi - Arushi, 11 tahun

Oleh Samuel Levin

KITA tidak tahu apakah alien itu ada atau tidak. Tetapi terdapat begitu banyak planet di alam semesta – beberapa ahli mengatakan bahwa ada lebih banyak planet dibanding jumlah seluruh pasir di bumi – sehingga banyak ilmuwan berpikir bahwa keberadaan alien patut dicari tahu.

Untuk membantu mempersempit pencarian kita, kita sering mencari tahu seperti apa bentuk alien, dan karena itu kondisi apa yang mereka butuhkan.

Sebagai contoh, jika kita berpikir alien sebagian besar terdiri atas karbon seperti kita, kita harus mencari planet yang memiliki karbon. Jika kita berpikir mereka bergantung pada air, kita harus mencari planet dengan air, beberapa di antaranya telah kita temukan.

Masalahnya, mencari tahu seperti apa alien itu tidaklah mudah. Kita hanya memiliki satu contoh dari kehidupan –kehidupan di muka bumi– untuk dipelajari. Untuk melihat mengapa ini masalah menantang, bayangkan kita ingin belajar tentang kupu-kupu.

Bayangan tentang bentuk kehidupan alien.©Helen Cooper, Author provided Bayangan tentang bentuk kehidupan alien.

Biasanya, kita akan mencari sebanyak mungkin kupu-kupu dan mencari tahu hal-hal apa saja yang ada pada semua kupu-kupu. Kita mungkin belajar bahwa semua kupu-kupu memiliki dua antena dan enam kaki. Jika kita hanya melihat satu kupu-kupu, sebut saja kupu-kupu raja, kita mungkin salah memprediksi bahwa semua kupu-kupu berwarna jingga dan hitam.

Dengan melihat hanya satu contoh kehidupan (kehidupan di bumi), sulit bagi kita untuk mengetahui bagian mana yang universal dan mana yang khusus hanya ada di bumi. Di Bumi, semua kehidupan berbasis karbon dan membutuhkan air. Apakah semua kehidupan alien juga begitu?

Tebakan besar

Terkadang ilmuwan membuat tebakan berdasarkan proses yang disebut “evolusi konvergen” di bumi. Ini terjadi ketika sifat yang berbeda, seperti mata atau anggota badan, berevolusi beberapa kali dalam kelompok organisme yang berbeda.

Misalnya, organ mata telah berevolusi beberapa kali pada mahluk di Bumi, jadi kita mungkin berpikir bahwa alien juga memiliki mata. Masalahnya adalah bahwa spesies yang berbeda di Bumi bukanlah contoh independen, karena mereka semua berasal dari satu kesatuan leluhur.

Semua kehidupan di Bumi berhubungan. Mata mungkin umum di planet yang terang seperti bumi, namun tidak di planet yang gelap. Mata mungkin umum dalam kehidupan berbasis DNA, namun tidak demikian pada kehidupan lainnya.

Pilihan lain adalah menggunakan kimia dan fisika.

Makhluk hidup membutuhkan banyak energi dan banyak reaksi kimia. Air adalah tempat terbaik bagi reaksi kimia. Demikian pula, karbon sangatlah baik dalam membentuk molekul besar, panjang, dan kompleks yang membantu kehidupan yang kompleks. Argumen ini mendukung pencarian kehidupan berbasis karbon di planet-planet yang ada air.

Di sisi lain ada cairan yang baik untuk pengganti air, seperti metana cair. Selain itu ada juga bahan kimia lain, seperti silikon yang dapat membentuk ikatan rumit.

Mungkin kita harus mencari kehidupan silikon di planet metana cair. Faktanya, beberapa ilmuwan ingin mengeksplorasi Titan, sebuah bulan dari Saturnus yang tampaknya ditutupi lautan metana cair.

Ada satu hal, menurut saya, yang kita ketahui tentang alien: seperti kita, mereka pasti produk evolusi melalui seleksi alam.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com