Raptor Bukan Dinosaurus Pemburu Mangsa Berukuran Besar, Ini Buktinya

Kompas.com - 09/05/2020, 09:03 WIB
Owen (Chris Pratt) menghadapi sekelompok raptor yang dilatihnya di Jurassic World (2015) Universal PicturesOwen (Chris Pratt) menghadapi sekelompok raptor yang dilatihnya di Jurassic World (2015)


KOMPAS.com - Raptor selama ini dianggap sebagai dinosaurus karnivora yang paling ganas. Dinosaurus ini digambarkan dengan wujud ramping dan cakar yang menakutkan, serta mata yang tajam saat mengintai mangsa dengan kecerdasan sosial mirip serigala.

Namun, dinosaurus yang dikenal sebagai pemburu ganas dalam film Jurassic Park ini mungkin harus lenges dari julukan itu karena bukti ilmiah baru.

Seperti melansir dari Science Alert, Sabtu (9/5/2020), para peneliti menemukan bukti ilmiah baru yang dapat menegaskan raptor ini bukan yang paling ganas yang memakan mangsa berukuran lebih besar dari tubuhnya.

Dinosaurus theropoda ini tampaknya mungkin bukan kelompok pemburu mangsa yang lebih besar. Masalah dari gagasan ini adalah kehidupan dinosaurus dari spesies burung dan saudara terdekat, buaya ini biasanya tidak berburu mangsa yang lebih besar dari mereka.

Baca juga: Dijuluki Si Dewa Kematian, Dinosaurus ini Masih Sepupu T-Rex

Hal itu disampaikan paleontolog Joseph Frederickson dari University of Wisconsin Oshkosh.

Gagasan raptor sebagai kelompok pemburu diusulkan untuk menjelaskan bukti yang ditemukan peneliti tentang predator berukuran serigala yang memakan mangsa yang jauh lebih besar dari tubuh mereka.

Di antaranya seperti Tenettiosaurus tilletti, dinosaurus yang dikenal bertubuh besar dan kuat.

Analisis gigi tunjukkan pola makan raptor

Frederickson dan rekannya menganalisis gigi spesies raptor Deinonychus antirrhopus dan buaya purba yang pernah hidup di Amerika Utara selama periode Cretaceous, pada 115 hingga 108 juta tahun yang lalu.

Baca juga: Dinosaurus Punah, Hanya Buaya yang Bertahan, Apa Rahasianya?

Analisis ini untuk menemukan petunjuk tentang bagaimana raptor benar-benar menangkap makan malam mereka.

Penelitian mereka menjelaskan hewan sosial yang berburu, induk dan anaknya memiliki pola makan yang sama. Namun, pada spesies lain yang tidak berburu dalam kelompok, pola makan hewan muda tidak akan sama dengan hewan dewasa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X