Henti Jantung dan Serangan Jantung, Benarkah Selalu Sebabkan Kematian?

Kompas.com - 06/05/2020, 07:05 WIB
Penyanyi Didi Kempot tampil di hari pertama Synchronize Festival 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/10/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Didi Kempot tampil di hari pertama Synchronize Festival 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

KOMPAS.com - Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 WIB di Solo.

Diagnosis awal para dokter mengungkapkan bahwa penyebab kematian Godfather of Broken Heart itu adalah diagnosis henti jantung. Meski terdengar mirip, rupanya henti jantung berbeda dengan serangan jantung.

Kendati berbeda, kedua penyakit itu kerap dikaitkan dengan pemicu seseorang meninggal.

Lantas, benarkah henti jantung dan serangan jantung selalu mengakibatkan orang yang mengalaminya meninggal dunia?

Baca juga: Didi Kempot Meninggal, Apa Bedanya Henti Jantung dan Serangan Jantung?

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Kardiovaskular Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr dr Sally Aman Nasution SpPDKKV mengatakan bahwa henti atau serangan jantung tidak langsung menyebabkan pasiennya meninggal dunia.

"Tidak selalu langsung meninggal (akibat henti atau serangan jantung), bila sempat dilakukan resusitasi jantung paru (RJP), masih mungkin diselamatkan, kecuali penyakitnya terlalu berat," ujar Sally.

Untuk diketahui, resusitasi jantung paru yang dimaksudkan oleh Sally adalah teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti.

Selanjutnya, Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, Dr dr Antonia Anna Lukito SpJP(K) juga mengatakan hal yang sama.

Anna mengatakan, orang yang meninggal dunia itu memang selalu mengalami henti jantung.

Namun, bukan berarti orang yang mengalami henti jantung akan meninggal dunia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X