Kompas.com - 05/05/2020, 11:09 WIB
Ilustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum ShutterstockIlustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum

KOMPAS.com - Jumlah pasien terinfeksi corona di dunia, hingga Selasa (5/5/2020) pukul 16.04 WIB mencapai 3.659.623 kasus.

Jika dibandingkan dengan data Senin (4/5/2020) sore pukul 16.08 WIB dengan 3.581.475 kasus, berarti dalam waktu kurang dari 24 jam jumlahnya bertambah lebih dari 78.000 kasus.

Dari 3,65 juta orang yang positif terinfeksi Covid-19, 252.583 pasien meninggal dunia dan 1.203.733 dinyatakan sembuh.

Terdapat 212 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19.

Selain itu, pandemi juga menyebar di dua transportasi angkut Internasional, yakni Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang dan Kapal pesiar MS Zaandam Holland America.

Baca juga: Benarkah Ruam di Kaki adalah Gejala Baru Corona? Ahli Selidiki

Perkembangan terkini corona di Indonesia

Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona di masyarakat. Ini menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Selasa (5/5/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 484 kasus Covid-19 selama 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia totalnya mencapai 12.071 orang.

Informasi ini disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin sore.

"Kasus positif terkonfirmasi bertambah 484 orang, sehingga totalnya menjadi 12.071 orang," kata Yurianto.

Dia juga memaparkan, dalam periode yang sama terdapat penambahan 243 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Mereka sudah dinyatakan negatif virus corona berdasarkan dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Dengan demikian, total ada 2.197 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.

Namun, masih ada kabar duka dengan diumumkannya penambahan pasien meninggal.

Ada penambahan 8 pasien Covid-19 yang meninggal pada periode 4-5 Mei 2020. Jumlah itu menyebabkan total ada 872 pasien Covid-19 yang tutup usia di Indonesia.

Warga menggunakan masker saat merapikan buku-buku di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat merapikan buku-buku di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Baca juga: WHO Keluarkan Pedoman Uji Coba Vaksin Virus Corona pada Manusia

Yuri menegaskan bahwa penularan virus corona masih terjadi di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta sementara waktu untuk tidak bepergian ke luar rumah dulu hingga wabah virus berakhir.

Kerjakan segala sesuatu dari rumah, mulai dari bekerja, belajar, beribadah, hingga berolahraga.

Apabila terpaksa ke luar rumah, dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, membatasi waktu di luar rumah, menjaga jarak fisik dengan orang lain, mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta mandi setelah bepergian dari luar rumah.

Update corona global

Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Data Worldmeters menunjukkan, AS, Spanyol, Italia, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Turki, Brasil, dan Iran adalah sepuluh negara yang mengonfirmasi kasus Covid-19 melebihi China - negara yang pertama kali mengidentifikasi adanya virus corona baru pada akhir Desember 2019.

Untuk Amerika Serikat sendiri, orang yang dikonfirmasi terinfeksi corona sudah lebih dari 1,21 juta kasus. Jumlah kasus corona terbanyak di dunia.

AS telah melakukan tes ke lebih dari 7,46 juta orang. Tes Covid-19 terbanyak yang dilakukan suatu negara untuk mencari pasien Covid-19.

Menurut data Worldmeters, setidaknya 22.545 orang per satu juta warga AS sudah diuji tes PCR.

Sementara itu, ada lima negara yang mencatatkan jumlah kematian lebih dari 20.000, yakni AS, Italia, Inggris, Spanyol, dan Perancis.

Untuk jumlah pasien sembuh dengan presentase terbanyak adalah Jerman. Lebih dari 166 ribu pasien yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona, 132.700 pasien di antaranya sembuh. Sementara yang masih menjalani perawatan ada 26.459 kasus.

Hal ini menunjukkan, virus corona dapat disembuhkan. Harapan untuk kita semua.

Namun perlu diketahui, orang yang sudah sembuh dari Covid-19 bukan berarti kebal dari virus SARS-CoV-2. Hingga saat ini belum ada cukup bukti yang cukup menunjukkan bahwa pasien sembuh Covid-19 jadi kebal.

Oleh sebab itu, bagi pasien Covid-19 yang sudah sembuh diimbau untuk tetap menjaga jarak dengan orang lain dan patuhi aturan yang ada, agar tidak terinfeksi ulang.

Baca juga: Pertama Kalinya, Ilmuwan Indonesia Memetakan Genom Corona SARS-CoV-2

Berikut adalah 50 negara dengan kasus positif virus corona terbanyak hingga Selasa (5/5/2020) menurut Worldometer:

  1. Amerika Serikat: 1.212.955 terinfeksi (+24.534) dan 69.925 meninggal (+1.323)
  2. Spanyol: 248.301 terinfeksi (+1.179) dan 25.428 meninggal (+164)
  3. Italia: 211.938 terinfeksi (+1.221) dan 29.079 meninggal (+195)
  4. Inggris: 190.584 terinfeksi (+3.985) dan 28.734 meninggal (+288)
  5. Perancis: 169.462 terinfeksi (+769) dan 25.201 meninggal (+306)
  6. Jerman: 166.152 terinfeksi (+488) dan 6.993 meninggal (+127)
  7. Rusia: 155.370 terinfeksi (+10.102) dan 1.451 meninggal (+95)
  8. Turki: 127.659 terinfeksi (+1.614) dan 3.461 meninggal (+64)
  9. Brasil: 108.620 terinfeksi (+6.794) dan 7.367 meninggal (+316)
  10. Iran: 98.647 terinfeksi (+1.223) dan 6.277 meninggal (+74)
  11. China: 82.881 terinfeksi (+1) dan 4.633 meninggal
  12. Kanada: 60.772 terinfeksi dan 3.854 meninggal
  13. Belgia: 50.267 terinfeksi dan 7.924 meninggal
  14. Peru: 47.372 terinfeksi dan 1.344 meninggal
  15. India: 46.476 terinfeksi dan 1.571 meninggal
  16. Belanda: 40.770 terinfeksi dan 5.082 meninggal
  17. Ekuador: 31.881 terinfeksi dan 1.569 meninggal
  18. Swiss: 29.981 terinfeksi dan 1.784 meninggal
  19. Saudi Arabia: 28.656 terinfeksi dan 191 meninggal
  20. Portugal: 25.524 terinfeksi dan 1.063 meninggal
  21. Meksiko: 24.905 terinfeksi dan 2.271 meninggal
  22. Swedia: 22.721 terinfeksi dan 2.769 meninggal
  23. Irlandia: 21.772 terinfeksi dan 1.319 meninggal
  24. Pakistan: 21.501 terinfeksi dan 486 meninggal
  25. Chili: 20.643 terinfeksi dan 270 meninggal
  26. Singapura: 19.410 terinfeksi dan 18 meninggal
  27. Belarus: 17.489 terinfeksi dan 103 meninggal
  28. Israel: 16.268 terinfeksi dan 237 meninggal
  29. Qatar: 16.191 terinfeksi dan 12 meninggal
  30. Austria: 15.650 terinfeksi dan 606 meninggal
  31. Jepang: 15.078 terinfeksi dan 536 meninggal
  32. Uni Emirat Arab: 14.730 terinfeksi dan 137 meninggal
  33. Polandia: 14.242 terinfeksi dan 700 meninggal
  34. Rumania: 13.512 meninggal dan 818 meninggal
  35. Ukraina: 12.697 terinfeksi dan 316 meninggal
  36. Indonesia: 12.071 terinfeksi (+484) dan 872 meninggal (+8)
  37. Bangladesh: 10.929 terinfeksi dan 183 meninggal
  38. Korea Selatan: 10.804 terinfeksi dan 254 meninggal
  39. Filipina: 9.684 terinfeksi dan 637 meninggal
  40. Denmark: 9.670 terinfeksi dan 493 meninggal
  41. Serbia: 9.557 terinfeksi dan 197 meninggal
  42. Republik Dominika: 8.235 terinfeksi dan 346 meninggal
  43. Kolombia: 7.973 terinfeksi dan 358 meninggal
  44. Norwegia: 7.904 terinfeksi dan 214 meninggal
  45. Ceko: 7.841 terinfeksi dan 252 meninggal
  46. Panama: 7.387 terinfeksi dan 203 meninggal
  47. Afrika Selatan: 7.220 terinfeksi dan 138 meninggal
  48. Australia: 6.847 terinfeksi dan 96 meninggal
  49. Mesir: 6.813 terinfeksi dan 436 meninggal
  50. Malaysia: 6.383 terinfeksi dan 106 meninggal

Baca juga: Sekuensing Genom Corona SARS-CoV-2, Ini Manfaatnya bagi Indonesia

Sebagai catatan, penamabahan kasus di atas menurut data Worldmeters pada Senin (4/5/2020) pukul 16.08 WIB hingga Selasa (5/5/2020) pukul 16.04 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Oh Begitu
Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Oh Begitu
Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Oh Begitu
Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fenomena
Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Oh Begitu
5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

Oh Begitu
Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Oh Begitu
Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.