Kompas.com - 04/05/2020, 07:06 WIB
Inilah NWA 12691. Batuan Bulan yang dilelang dengan harga Rp 37,5 Miliar. Christies Image LTD/Handout via REUTERSInilah NWA 12691. Batuan Bulan yang dilelang dengan harga Rp 37,5 Miliar.

KOMPAS.com - Sebongkah meteorit Bulan terbesar di dunia dijual di rumah lelang Christie Inggris dengan harga dua juta poundsterling atau sekitar Rp 37,5 miliar (kurs Rp 18.780/GBP).

Dilansir Reuters, Rabu (29/7/2020), batuan yang dinamai NWA 12691 itu memiliki berat lebih dari 13,5 kilogram.

NWA 12691 dianggap sebagai satu dari lima batuan Bulan terbesar yang pernah ditemukan di Bumi. Setidaknya hanya ada 650 kilogram batuan Bulan yang diketahui berada di Bumi.

Menurut James Hyslop, kepala sains dan sejarah alam rumah lelang Christie, NWA 12691 kemungkinan mendarat di Bumi karena tabrakan asteroid atau komet dengan permukaan Bulan.

Baca juga: Dikaitkan dengan Corona, Kapan Bintang Tsurayya Muncul dan Bisa Dilihat?

NWA 12691 pun mendarat di Bumi bersamaan dengan hujan meteor yang jatuh di Sahara Barat, perbatasan Aljazair dan Mauritania.

Bongkahan batu seukuran bola sepak yang ditemukan dua tahun lalu ini pun berpindah tangan untuk dipelajari dengan cermat.

"Memegang sesuatu yag berasal dari dunia lain (Bulan) adalah pengalaman tak terlupakan. Ini adalah bagian dari Bulan. Lebih besar dari kepala manusia, seperti ukuran bola sepak, tapi sedikit agak lonjong," kata James Hyslop.

Dipastikan berasal dari Bulan

Para ilmuwan sudah memastikan asal usul NWA 12691 benar-benar berasal dari Bulan.

Hal ini diketahui setalah para ilmuwan membandingkan batuan itu dengan sampel batuan yang dibawa oleh misi antariksa AS dari Bulan.

"Pada 1960-an sampai 1970-an, misi Apollo membawa pulang sekitar 400 kilogram batuan Bulan. Para ilmuwan mampu menganalisis komposisi kimia dan isotop batuan itu, dan mereka telah menentukan bahwa NWA 12691 cocok dengan sampel tersebut," ujar Hyslop.

Hyslop juga mengatakan NWA 12691 adalah benda sangat istimewa.

Pasalnya, meteorit yang berasal dari Bulan sangat langka, hanya sakitar satu dari seribu meteorit.

Baca juga: Viral Bintang Turaya Pertanda Corona Akan Berakhir, Ini Penjelasan Ahli

Bulan memiliki pesona tersendiri bagi manusia sejak awal sejarah manusia. Satelit Bumi ini tak jarang dijadikan simbol kekuatan, cinta, dan kemakmuran.

Apa Anda berminat memilikinya?



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X