Pasien DBD Capai 49.941, Ini 5 Wilayah Indonesia dengan Kasus Terbanyak

Kompas.com - 01/05/2020, 12:05 WIB
Ilustrasi demam berdarah kenary820/shutterstockIlustrasi demam berdarah

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, ternyata data sebaran kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) di Indonesia sudah mencapai 49.931 kasus.

Data tersebut adalah angka akumulasi dari kasus yang terjadi sejak Januari hingga 30 April 2020 dari seluruh wilayah di Indonesia.

Hal ini diungkapkan dalam laporan yang diterima oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

Nadia mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi, angka kasus pasien DBD di Indonesia masih terus bertambah.

Baca juga: Begini Reaksi Sistem Imun Tubuh Lawan Virus Demam Berdarah

Begitupun dengan angka kematian akibat DBD ini, sudah mencapai 314 orang.

Kendati masyarakat sibuk dengan pandemi Covid-19, Nadia mengingatkan perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi DBD ini.

"Sampai saat ini, masih bisa ditangani (pasien DBD), hanya perlu kewaspadaan kita bersama juga masyarakat, apalagi saat ini warga banyak di rumah," kata Nadia kepada Kompas.com, Jumat (30/4/2020).

Untuk diketahui, berikut 5 kabupaten atau kota dengan kasus tertinggi DBD di Indonesia pada tahun 2020 ini.

Baca juga: Penantian Panjang Dibuatnya Vaksin Demam Berdarah…

1. Kabupaten Buleleng Provinsi Bali, dengan jumlah kasus mencapai 2.057

2. Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan jumlah kasus mencapai 1.624

3. Kabupaten Badung Provinsi Bali, dengan jumlah kasus mencapai 1.355

4. Kota Denpasar Provinsi Bali, dengan jumlah kasus mencapai 858

5. Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, dengan jumlah kasus mencapai 843

Baca tentang

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X