Alasan Venus Bersinar Terang di Langit Malam Beberapa Hari Terakhir

Kompas.com - 29/04/2020, 20:32 WIB
ilustrasi Venus ilustrasi Venus

KOMPAS.com - Venus, planet terdekat kedua dengan Matahari sedang bersinar terang di langit.

Jika kita melihat "bintang malam" di barat setelah matahari tebenam dan "bintang pagi" di timur setelah matahari terbit, itulah Venus.

Dalam beberapa minggu terakhir, Venus sedang bersinar sangat cerah dan malam ini mungkin adalah puncak kecemerlangannya.

Dilansir IFL Science, Selasa (28/4/2020), Venus bersinar sangat terang karena sebagian besar wilayah Venus diterangi Matahari.

Baca juga: Penemuan Terbaru, Venus Juga Punya Gunung Berapi Aktif

Namun, kecemerlangan terbesar yang kita lihat dari Bumi bukanlah kecerahan maksimum Venus sebenarnya. Ini karena atmosfer Venus bukan reflektor sempurna.

Kendati demikian, kecerahan Venus ini menjadikannya objek paling terang ketiga di langit setelah Matahari dan Bulan yang dapat dilihat dari Bumi.

Kecerahan Venus mencapai besaran -4,6 sampai 18 kali lebih terang dari Sirius, bintang paling terang di langit malam.

Saat ini, Venus bersinar sangat cerah. Namun bulan depan, kecerahan Venus akan meredup drastis.

Karena geometri orbitnya, Bumi saat ini berada di depan Venus di sekitar Matahari dan kedua planet itu berjarak sekitar 70 juta kilometer.

Pada 3 Juni mendatang, Venus dan Bumi akan lebih atau kurang selaras dengan Matahari, dan peristiwa ini dikenal sebagai konjungsi rendah.

Dalam situasi tersebut, jarak Bumi dan Venis kurang dari 50 juta kilometer, ini adalah jarak terdekat Bumi sampai ke Venus.

Saat jarak Bumi dan Venus lebih dekat, maka kita akan melihat hanya sedikit sinar matahari yang dipantulkan dari Venus, dan ketika kita berada pada jarak terdekat antara kedua planet, kecerahannya akan turun secara signifikan pada hanya setengahnya lebih terang.

Karena planet-planet tidak sejajar sempurna dengan Matahari, sebagian cahaya masih terpantul di Venus.

 

Orbit Venus dan Bumi, serta venus posisinya selama beberapa fase khusus Venus.National Astronomical Observatory of Japan Orbit Venus dan Bumi, serta venus posisinya selama beberapa fase khusus Venus.

Pada kesempatan yang jarang terjadi, ketiga benda itu sejajar sempurna dan dalam kasus-kasus itu, Venus terlihat melintasi piringan matahari sebagai titik hitam di permukaan Matahari.

Tetapi transit ini, demikian sebutannya, jarang terjadi, dengan transit berikutnya pada tahun 2117.

Baca juga: Studi Ungkap, Venus Pernah jadi Planet Layak Huni

Venus akan menunjukkan kecerahannya kembali. Setelah konjungsi, Venus akan lebih cerah, mencapai "kecemerlangan terbesar" pada 18 Juli.

Jika fenomena pada Juli terlewat, Anda dapat menyaksikannya kecemerlangan terbesar Venus pada 517 hari berikutnya atau pada Desember 2021.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NASA Juno Ungkap Hujan Es Kaya Amonia, Petunjuk Baru Cuaca Planet Jupiter

NASA Juno Ungkap Hujan Es Kaya Amonia, Petunjuk Baru Cuaca Planet Jupiter

Fenomena
AI Disebut Revolusi dalam Kajian Luar Angkasa, Kok Bisa?

AI Disebut Revolusi dalam Kajian Luar Angkasa, Kok Bisa?

Oh Begitu
Kekuatan Kotoran, Ungkap Keberadaan Koloni Penguin Kaisar yang Tersembunyi

Kekuatan Kotoran, Ungkap Keberadaan Koloni Penguin Kaisar yang Tersembunyi

Fenomena
Ilmuwan Temukan Bukti Bagian dari Sistem Kekebalan dapat Memperparah Covid-19

Ilmuwan Temukan Bukti Bagian dari Sistem Kekebalan dapat Memperparah Covid-19

Fenomena
Susah Cari Pasangan, Anglerfish Rela Bucin Seumur Hidup

Susah Cari Pasangan, Anglerfish Rela Bucin Seumur Hidup

Oh Begitu
BMKG: Sejumlah Wilayah Masih Harus Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Besok

BMKG: Sejumlah Wilayah Masih Harus Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Besok

Kita
Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal Cegah Covid-19? Ini Penjelasannya

Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal Cegah Covid-19? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Ledakan di Lebanon, Seberapa Besar Energinya Dibandingkan Bom Nuklir?

Ledakan di Lebanon, Seberapa Besar Energinya Dibandingkan Bom Nuklir?

Oh Begitu
Apa Itu Gonore, Infeksi Menular Seksual Pilek pada Alat Kelamin?

Apa Itu Gonore, Infeksi Menular Seksual Pilek pada Alat Kelamin?

Kita
Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ledakan Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat dan Kenapa Sangat Berbahaya?

Ledakan Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat dan Kenapa Sangat Berbahaya?

Oh Begitu
Hoaks Covid-19 dan Infodemik, Tantangan Ilmuwan Indonesia Sikapi Konstruksi Anti-Sains

Hoaks Covid-19 dan Infodemik, Tantangan Ilmuwan Indonesia Sikapi Konstruksi Anti-Sains

Fenomena
Astronot NASA Ungkap Pengalamannya Tunggangi Crew Dragon SpaceX

Astronot NASA Ungkap Pengalamannya Tunggangi Crew Dragon SpaceX

Oh Begitu
Mammoth Berbulu Berusia 10.000 Tahun Ditemukan, Masih Dilapisi Kulit dan Kotoran

Mammoth Berbulu Berusia 10.000 Tahun Ditemukan, Masih Dilapisi Kulit dan Kotoran

Fenomena
Teknologi AI Semakin Canggih, Ghost Work Bisa Ancam Pekerja Manusia

Teknologi AI Semakin Canggih, Ghost Work Bisa Ancam Pekerja Manusia

Fenomena
komentar
Close Ads X