Kompas.com - 29/04/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi olahraga posisi locus fizkesIlustrasi olahraga posisi locus

KOMPAS.com – Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) merekomendasikan masyarakat agar tetap aktif selama pandemi Covid-19.

Latihan fisik dengan intensitas sedang terbukti dapat meningkatkan sistem imun. Namun, latihan fisik intensitas tinggi dengan volume yang tinggi justru dapat menurunkan sistem imun.

Baca juga: Waspada, Olahraga Berlebih Bisa Picu Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli

Buktinya, tak sedikit orang yang berambisi untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal, dan berolahraga secara intensif setiap hari. Hal ini juga berlaku di tengah pandemi corona dan bulan Ramadhan.

Namun rupanya, hal itu tidak disarankan oleh dokter ahli.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Michael Triangto, Sp.KO menyebutkan bahwa olahraga baiknya dilakukan tiga hingga lima kali seminggu, dengan total waktu 150 menit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jumlah tersebut sama seperti yang direkomendasikan oleh American College of Sports Medicine (ACSM),” tutur Michael kepada Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Mana yang Lebih Baik, Sarapan Sebelum atau Sesudah Olahraga?

Mengapa hanya tiga sampai lima hari dan tidak setiap hari? Michael menjelaskan, kita tidak boleh berada dalam kondisi terlalu lelah.

“Tubuh perlu waktu untuk melakukan recovery. Memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat olahraga,” tuturnya.

Bagaimana cara kita mengetahui ada sel-sel yang rusak akibat olahraga? Jawabannya adalah ketika kita merasa nyeri atau sakit di beberapa bagian tubuh, keesokan hari pasca olahraga.

ilustrasi olahraga dengan kursishutterstock/Lizardflms ilustrasi olahraga dengan kursi

“Biasanya tubuh kita kaku kalau bangun pagi, itu sel yang rusak. Itu adalah asam laktat yang belum tereliminasi. Kita butuh waktu dulu untuk tubuh beristirahat,” papar Michael.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, Dari Cuaca Esktrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, Dari Cuaca Esktrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Fenomena
5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Oh Begitu
Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Oh Begitu
Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Oh Begitu
Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Oh Begitu
Misteri Hilangnya Peradaban Kuno di China 4.000 Tahun Lalu Terungkap, Seperti Apa?

Misteri Hilangnya Peradaban Kuno di China 4.000 Tahun Lalu Terungkap, Seperti Apa?

Oh Begitu
Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Oh Begitu
Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Oh Begitu
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.