Cegah Pandemi Berikutnya, WHO Siapkan Panduan Operasional Pasar Hewan

Kompas.com - 28/04/2020, 13:02 WIB
Pedagang membakar paniki (kalong) yang didapat dari pengepul sebelum dijual di Pasar Tomohon, Sulawesi Utara. Di pasar ini dijual sejumlah daging satwa liar yang merupakan hasil perburuan. KOMPAS/IWAN SETIYAWANPedagang membakar paniki (kalong) yang didapat dari pengepul sebelum dijual di Pasar Tomohon, Sulawesi Utara. Di pasar ini dijual sejumlah daging satwa liar yang merupakan hasil perburuan.

KOMPAS.com - Pasar basah atau wet market di Wuhan dikaitkan sebagai tempat penyebaran pertama kali virus corona.

Pasar basah ini memang berpotensi melahirkan penyakit baru. Pasalnya, selain menjual aneka ikan, ayam, sayur, dan buah, pasar basah juga sering kali menjual satwa liar. Ini seperti yang ditemukan di pasar hewan Wuhan.

Hal ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) segera mengambil langkah-langkah preventif demi mencegah pandemi berikutnya serta memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.

Salah satu cara yang diambil adalah pemberlakukan standar keselamatan dan kebersihan yang lebih ketat di pasar basah.

Baca juga: WHO: Tak Ada Bukti Pasien Sembuh Covid-19 Kebal dari Virus Corona

Selain itu, WHO meminta pemerintah di tiap negara secara ketat melakukan larangan penjualan dan perdagangan satwa liar.

WHO bekerja sama dengan badan PBB lainnya tengah menyiapkan panduan operasional pasar basah.

Menurut direktur jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyeysus, di banyak tempat, standar kebersihan pasar basah tidak diatur dengan baik.

"Saat pasar-pasar ini diizinkan untuk dibuka kembali, seharusnya hanya dengan syarat tertentu yang memenuhi standar keamanan pangan dan kebersihan yang ketat. Termasuk juga secara ketat menegakkan larangan penjualan dan perdagangan satwa liar untuk dikonsumsi," kata Tedros.

Lebih lanjut, ia menyebut diperkirakan 70 persen dari semua virus berasal dari hewan.

Jadi tindakan tersebut perlu dilakukan untuk memahami dan mencegah patogen melompat dari hewan ke manusia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BBC,LIPI
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X